News / Internasional
Rabu, 09 September 2020 | 13:11 WIB
Ilustrasi bakar rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang remaja asal Kampung Gong Tok Nasek, Malaysia membakar rumah nenek dan mengaku melakukan hal itu atas bisikan roh ibunya. Menyadur Malay Mail, Rabu (09/09/2020), remaja 14 tahun ini memiliki gangguan mental.

Bibinya, Juriah Salleh mengatakan remaja itu tinggal bersama ayah dan neneknya di rumah, tapi keduanya sedang tidak ada di rumah saat kebakaran terjadi.

"Saya melihatnya merekam video api sambil menangis. Jadi saya memanggilnya dan menyuruhnya duduk."

"Saat ditanya kenapa dia membakar rumah, dia bilang dia 'melihat' almarhum ibunya yang 'menyuruh' dia melakukannya," ujarnya sang bibi.

Ilustrasi kebakaran rumah. (Shutterstock)

Tak hanya mendapat bisikan untuk membakar, remaja ini juga mengaku disuruh merekam video kebakaran tersebut. Ia lantas pergi membeli korek api, kertas dan lilin untuk membakar rumah neneknya.

Untungnya, remaja ini bisa menyelamatkan diri setelah aksi membahayakan tersebut. Sang bibi mengatakan, peristiwa serupa pernah terjadi ketika keponakannya berumur 10 tahun, namun mereka berhasil memadamkan api.

Berdasarkan informasi keluarga, remaja ini memiliki gangguan mental dan kini sedang dalam perawatan pengobatan.

Sementara itu, Kepala Stasiun Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kuala Terengganu Rozizah Ibni Hajar mengatakan pihaknya menerima panggilan darurat pada pukul 7.59 malam.

Ia lantas menerjunkan 19 personel dengan dua mobil pemadam kebakaran dan sebuah kapal tanker menuju tempat kejadian. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar 25 menit untuk memadamkan api.

Baca Juga: Kecelakaan saat ke Rumah Nenek, Amelia dan Ayahnya Nyangkut di Pohon Pinus

"Ketika mereka sampai di lokasi, rumah itu terbakar dan ada seorang remaja berusia 14 tahun di lokasi yang berhasil melarikan diri ke tempat aman," katanya.

Kapolsek Kuala Terengganu ACP Abdul Rahim Md Din mengatakan belum mengetahui penyebab kebakaran dan ihaknya kini sedang menunggu laporan dari pemadam kebakaran.

"Polisi akan melakukan investigasi jika ada unsur pembakaran," ujarnya kepada Bernama saat dihubungi hari ini.

Load More