Suara.com - Persoalan sampah menjadi ancaman serius yang dihadapi setiap gunung di berbagai daerah di Indonesia.
Seiring dengan meningkatnya minat pendakian, sampah yang dibuang sembarangan di atas gunung pun kian memprihatinkan.
Mirisnya, kebanyakan pendaki gunung yang enggan membawa turun sampah-sampah itu justru mendaku dirinya sebagai pecinta alam.
Belum lama ini, Selasa (08/09/2020), sebuah video yang diunggah oleh akun Twitter @kitabisacom seolah menjadi tamparan keras bagi para pendaki yang membuang sampahnya di atas gunung.
"Mbah Bingah adalah definisi pencinta alam sesungguhnya. Semoga kebaikanmu mendatangkan berkah yang menggunung," tulis keterangan video berdurasi 57 detik itu.
Dalam video itu, terlihat seorang nenek sedang menuruni tanjakan dengan menggendong sekarung sampah berukuran besar.
"Ada malaikat tak bersayap di Gunung Merbabu," lanjut keterangan video itu.
Menurut penjelasan video itu, Mbah Bingah yang berusia 63 tahun biasa naik turun Gunung Merbabu untuk mengangkut sampah seberat 30-40 Kg setiap hari.
Dari sampah-sampah yang dikumpulkannya itu, Mbah Bingah lantas menjualnya kepada pengepul untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Baca Juga: Bikin Anak Muda Minder, Gaya Pakaian Modis Kakek Nenek Ini Jadi Sorotan
Berbagai jenis sampah mulai dari botol plastik hingga kertas-kertas ia kumpulkan untuk dibawa turun.
"Ia suka pekerjaannya, karena bikin gunung bersih," tambah keterangan video itu.
Meski penghasilannya terbatas, Mbah Bingah disebut suka bersedekah bagi sesama lansia di sekitarnya.
Atas pekerjaan mulianya itu, banyak warganet yang tersentuh hingga memberi bantuan serta doanya kepada Mbah Bingah.
"Semoga diberikan kesehatan dan umur panjang ya mbah," tulis @angelic*****
"Sehat selalu nggeh," tambah akun @fiyo**** lengkap dengan emoji menangis dan lambang cinta.
Berita Terkait
-
Ironi Tumpukan Sampah Makanan di Negeri yang Kelaparan
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Ini Dia Autothermix, Alat Pemusnah Sampah Tanpa Bahan Bakar Fosil
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733