Suara.com - Seorang menteri di India membuat pernyataan kontrovesial yang menyebut dirinya tak akan terinfeksi virus corona covid-19 karena lahir di antara kotoran sapi.
Menyadur Gulf News, Rabu (9/9/2020), Imarti Devi, menteri di negara bagian Madhya Pradesh ini belakangan jadi perbincangan seusai pernyataannya ini beredar di media sosial.
Pernyataan kontroversial itu dilontarkan saat Devi berupaya menepis desas-desus yang beredar, menyebut ia positif Covid-19.
"Saya lahir di lumpur dan kotoran sapi. Virus corona tidak bisa mendekati saya," ujar menteri perempuan dan pengembangan kekuatan negara itu.
Dalam video yang beredar, nampak politisi anggota Partai Bharatiya Janata (BJP) itu menunjuk masker yang tergantung di dagunya, sambil berkata ia memakainya karena terpaksa.
Sebelumnya, menteri lain, Arjun Ram Meghwal, juga membuat pernyataan kontroversial, menyebut dirinya memiliki bahan untuk menghalau virus corona.
Adapun bahan tersebut adalah papad atau kerupuk goreng tipis yang terbuat dari kacang lentil.
Sontak, komentar ini mengundang respon negatif dari pengguna internet, menyebut klaim itu tidak memiliki bukti ilmiah.
Menteri Persatuan India di Kementerian Sumebr Daya ini mengatakan tentang bahan-bahan merek yang disebut 'Bhabhi ji papad', dapat membantu mengembangkan antibodi yang dibutuhkan untuk melawan virus corona.
Baca Juga: Gaptek, Pencuri Ini Kembalikan Smartphone ke Pemiliknya
Beberapa minggu setelah mengeluarkan pernyataan tersebut, Meghwal dinyatakan terinfeksi virus corona.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan