Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat lebih memperketat penerapan protokol Covid-19 di Kompleks Gedung Parlemen Senayan demi mencegah penularan virus mematikan asal Wuhan Tiongkok tersebut.
Kekinian, akses masuk ke gedung-gedung yang terdapat ruang Komisi pun kian dibatasi.
Semisal akses Gedung Nusantara II yang semula masih bisa dimasuki awak media untuk mengikuti jalannya rapat dan mengejar wawancara anggota kini dibatasi. Wartawan hingga staf baik dari DPR dan mitranya di pemerintahan tidak semua dizinkan memasuki area gedung.
Sekjen DPR Indra Iskandar mengatakan kebijakan tersebut dilakukan untuk penerapan protokol kesehatan, di mana harus ada jaga jarak agar tidak tercipta kerumunan yang berpotensi menjadi klaster baru.
"Karena kita juga gak mau di DPR kalau ada sesuatu tiba-tiba dianggap kita yang menjadi klasternya. Jadi kita ingin (protokol Covid-10) secara ketat, kita ingin jalankan protokol kesehatan itu benar-benar pada siapapun," kata Indra kepada wartawan, Rabu (9/9/2020).
Indra berujar, sejauh ini kebijakan tersebut akan terus diberlakukan mengingat angka sebaran Covid-19 nasional yang kian melonjak.
Hanya yang benar-benar berkepentingan yang diperkenankan hadir langaung dalam rapat, sementara baik anggota DPR lain maupun wartawan bisa mengikuti jalannya rapat secara virtual.
Sejauh ini, kata Indra, Kesekjenan DPR masih sebatas mempertimbangkan untuk membatasi aktivitas di dalam Gedung DPR.
Sedangkan terkait apakah Gedung DPR akan ditutup sementara untuk pencegahan Covid-19, Indra berujar langkah tersebut belum dibahas.
Baca Juga: Butuh Nyali Besar Urus Jenazah Corona, Adang Enjoy Meski Nyawa Taruhannya
"Bukan, bukan gedung DPR-nya. Sementara sih hanya di ruang-ruangnya saja, kehadirannya. Kalau Gedung DPR tutup enggaknya nanti kan harus dievaluasi terus. Mudah-mudahan sih pandeminya menurun ya, kalau gak menurun nanti kita eval lagi," tandas Indra
Berita Terkait
-
Dasco Temui Ratusan Mahasiswa yang Gelar Aksi di Depan DPR
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan
-
Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?
-
Menpar Widi Minta Anggaran Rp709 Miliar, Keponakan Prabowo: Sudah Lapor Presiden? Belum?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal