Suara.com - Pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kota Bandar Lampung terus bertambah setiap harinya. Hingga saat ini jumlah warga yang dikonfirmasi positif mencapai 185 orang, dan hari ini tercatat dua orang meninggal dunia.
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mengaku pusing kasus covid di daerahnya terus bertambah. Ia kemudian mengajak seluruh warga untuk tetap menggunakan masker dan jaga jarak saat berpergian.
"Positif Covid-19 kita ini meningkat tiap hari, jadi tetap harus gunakan masker, cuci tangan, pakai handsnitizer, dan jaga jarak. Kemarin itu kita sudah zona kuning, ini akan bisa merah atau orange," ujar Herman HN seperti dikutip dari saibumi.com - jaringan Suara.com, Rabu (9/9/2020).
Wali Kota menyebutkan tadi malam ada dua orang pasien kasus Covid-19 meninggal dunia yang sudah dimakamkan hari ini. Begitu pula, lanjut Herman HN, pada penambahannya yang semakin banyak.
"Kemarin bertambah pasien enam orang, beberapa hari rata-rata tambah lima orang positif. Walikota sudah puyeng ini. Walikota puyeng tapi yang lain nggak puyeng," tandas Herman HN.
Sejauh ini kata dia, pemerintah setempat sudah membagikan 1,5 juta masker kepada masyarakat. Namun masayarakat masih tetap banyak yang tidak patuh untuk terus memakai masker.
"Ini harus tetap dipakai meskipun didalam rumah, harus patuh semualah. Karena menyangkut nyawa orang ramai ini harus kita selamatkan, buktinya nambah terus ini. Kalau mau membahayakan diri sendiri silahkan," ungkapnya.
Termasuk juga, kata Herman HN, para calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang akan mencalonkan diri pada pilkada 2020, dan melakukan perkenalan kepada masyarakat diharapkan tetap patuh aturan serta protokol kesehatan. Khususnya tetap memakai masker dan menjaga jarak dari kerumunan.
"Yang nyalon-nyalon ini kita harus patuh aturan, nggak bisa sembarangan karena nyawa orang banyak ini pertama harus. Patuhilah aturan yang ada di Indonesia ini, undang undang peraturan presiden peraturan walikota, karena semua diatur kita harus patuh," ungkapnya.
Baca Juga: 6 Fakta Yopie Latul Si Penyanyi Poco-poco yang Meninggal Dunia
Menurutnya, jika ada calon yang tidak patuh aturan yang ditetapkan dalam menekan kasus COVID-19 saat sosialisasi, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) harus ambil tindakan.
"Ya Mendagri harus bubarkan, mana yang nggak ikut aturan bubarkan. Kalau mereka memberikan bantuan-bantuan itu tidak diperkenankan. Jika mau memberi bantuan sekarang melalui satgas COVID-19, nggak bisa langsung ke rakyat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sempat Manggung Bareng, Ruth Sahanaya Sedih Yopie Latul Meninggal Dunia
-
6 Fakta Yopie Latul Si Penyanyi Poco-poco yang Meninggal Dunia
-
Kasus Corona Tembus 200 Ribu, Indonesia 'Di-lockdown' Negara Lain
-
Profil Yopie Latul, Penyanyi Lagu Poco Poco
-
Biar Kapok! Puluhan Warga Tak Bermasker Dihukum Gali Kuburan Jenazah Corona
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari
-
Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi
-
BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat
-
Geger! Skandal Gratifikasi Seksual di PSSI-nya Korea, 23 Pejabat Diperiksa
-
Niat Curhat ke Sahabat untuk Cari Ketenangan, Ujungnya Malah Jadi Adu Nasib
-
HUT ke-81 RI, Wamendagri Wiyagus Dorong Aparatur Junjung Semangat Juang dan Sportivitas
-
5 Fakta Menarik Ggeomeoksali: Pemberi Warna di Tengah Gelapnya Drama The East Palace
-
Kendal Tornado FC Hadapi PSS Sleman, Stefan Keeltjes Uji Mental Bertanding Pemain
-
Purbaya Akui Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 T Dibayar dari APBN, Cicilan 6 Tahun Rp 40 T
-
Hadir di Code.Strt 2026, BRImo Tawarkan Transaksi Praktis dan Cashback hingga Rp50 Ribu