Suara.com - Sekelompok bocah tengah sibuk memegangi ponsel mereka di depan sebuah tembok biru. Usut punya usut, ternyata mereka tengah mengantre demi mendapat wifi gratis.
Bocah-bocah itu tampak begitu serius menatap layar ponsel merika sambil memeriksa sebaris tulisan di secarik kertas yang tertempel di tembok.
Tulisan di kertas itu menunjukkan ada sebuah wifi gratis yang terpasang di sekitar lokasi tersebut.
"(Wifi Percuma)" begitu tulisan dalam kertas tersebut, yang dalam bahasa Indonesia berarti wifi cuma-cuma alias gratis.
Meski terpampang pula informasi lengkap cara mengakses wifi gratis itu, namun yang membuat para bocah itu mengantre adalah password wifi yang cukup rumit.
Password wifi itu terdiri dari huruf dan angka acak yang cukup panjang, mencapai sekitar satu meter.
Seorang bocah sampai harus mengeja password itu per karakter huruf dan angka agar kawannya bisa mengetiknya di ponsel.
Kendati password wifi itu cukup menyulitkan mereka, tapi bocah-bocah itu tak gentar berusaha demi mendapat akses internet gratis. Mereka bahkan cengar-cengir ketika ketahuan sedang mengantre oleh orang yang melintas.
Perjuangan bocah-bocah mendapat akses wifi gratis itu bisa dilihat DI SINI.
Baca Juga: Tragis, Selamatkan Sandal Jepit, Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai
Selain mengundang tawa, aksi bocah-bocah itu membuat para warganet geleng-geleng kepala atas kesabaran mereka. Seperti yang terlihat dalam komentar yang dihimpun akun Instagram @makassar_iinfo.
"Wifi percuma. Iya percuma itu kagak ada gunanya, ku menangisss," komentar warganet begitu melihat password yang begitu panjang.
"Coba bayangkan sudah nulis semua tapi ternyata ada huruf atau angka salah, kasihan banget," tulis seorang warganet membayangkan.
"Ketika dicoba, kata sandi salah," imbuh warganet lain.
"Password-nya sepanjang tol," komentar pengguna Instagram lain.
"Niatnya ngasih, tapi menyiksa," kata warganet lain
Berita Terkait
-
Tragis, Selamatkan Sandal Jepit, Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai
-
Miris, Selamatkan Sandal Jepit Hanyut di Sungai, Bocah Tangerang Tenggelam
-
Viral Bocah SD Kerjakan Soal Matematika, Jawabannya Tak Terduga
-
Ini 5 Cara Membuat dan Mengingat Kata Sandi yang Kuat dan Aman
-
Bocah 5 Tahun Tewas Terlindas Truk, Korban Terseret 200 Meter
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!