Suara.com - Warga Taruko Rodi, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki dengan posisi tertelungkup, Rabu (9/9/2020) sekira pukul 08.30 WIB.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak kepolisian, mayat tersebut diduga meninggal usai tersengat aliran listrik yang dipasang untuk menjerat babi.
Diketahui, mayat tersebut bernama Firdaus (40), warga Jalan Taruko Rodi, RT 04, RW 01, Kelurahan Koto Luar, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Kapolsek Pauh, AKP Anton Luther mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh warga yang akan ke ladang, melihat hal itu warga tersebut langsung melapor ke Mapolsek Pauh.
Kemudian, sebanyak 15 orang personel Polsek Pauh dan Unit SPKT dan Unit Identifikasi Polresta Padang mendatangi TKP, namun sesampai di TKP korban sudah dibawa oleh keluarga korban bersama warga ke rumah duka.
"Dari olah TKP yang dilakukan, bahwa pelaku meninggal karena tersengat listrik, keterangan tersebut diperkuat oleh keterangan warga bahwa kebun tersebut disengaja dialiri arus listrik (kawat) oleh warga yang bertujuan untuk mengusir hewan liar (babi) yang merusak kebun," katanya seperti dikutip Suara.com dari Klikpositif.com, Kamis (10/9/2020).
Anton menambahkan, aliran listrik tersebut sudah terpasang selama sebulan terakhir serta sudah diketahui oleh warga sekitar.
"Selanjutnya kami memberitahukan kepada keluarga korban untuk dilakukan visum namun pihak korban menolak dan kejadian tersebut diselesaikan secara kekeluargaan," ujarnya.
Berita Terkait
-
Geger! Bos Ayam Geprek di Bekasi Temukan Jasad Karyawan Terbungkus Plastik dalam Freezer
-
7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV
-
Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Kubangan Air Limbah Pemotongan Hewan Ternak Cengkareng
-
Kunker ke Tambun Gagal, WN Jepang Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Hotel Gambir
-
Geger Penemuan Mayat Tergantung di Kawasan Kampus Unpad Jatinangor, Wajah Hancur Sulit Dikenali
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029