Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto ha,pir semua lampu di RSD Wisma Atlet menyala. Penyebabnya diklaim karena RSD Wisma Atlet sudah dipenuhi pasien Covid-19.
Foto tersebut tersebar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Facebook bernama Sihong Hong.
Selain mengunggah foto penampakan lampu-lampu di RSD Wisma Atlet menyala, akun tersebut juga menuliskan narasi.
Berikut isi narasinya:
"RS Wisma Atlet lampu kamar nyala semua. Kurangi keluar rumah kalau enggak penting banget. Mencekam."
Benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Jumat (11/9/2020), klaim yang menyebut semua lampu di RSD Wisma Atlet menyala karena dipenuhi pasien Covid-19 adalah klaim yang keliru.
Faktanya, lampu-lampu di seluruh ruangan Wisma Atlet dinyalakan dengan tujuan untuk menghindari kesan menyeramkan, bukan karena Wisma Atlet dipenuhi pasien Covid-19.
Baca Juga: Muat 1.772 Orang, Tower 5 RSD Wisma Atlet Dibuka untuk Tampung Pasien Covid
Klarifikasi tersebut disampaikan oleh Koordinator RSD Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Stefanus Dony. Ia memastikan lampu-lampu yang menyala di Wisma Atlet tak menandakan semua tower berisi penuh pasien Covid-19.
"Memang menyala malam itu. Kita nyalakan untuk memberi suasana terang. Ini kan rumah sakit, kalau gelap kesannya mengerikan. Ini memberi rasa tenang kepada mereka (pasien), tujuannya untuk itu," kata Stefanus.
Stefanus menjelaskan, saat ini RSD Wisma Atlet telah digunakan sebanyak 60 persen dari kapasitas Wisma Atlet, tidak semua ruangan dipenuhi oleh pasien Covid-19.
Dikutip dari Detik.com, Kepala Penerangan Kogabwilhan-I Kolonel Marinir Aris Mudian menjelaskan, dari tujuh tower yang ada di Wisma Atlet, hanya dua yang saat ini digunakan untuk menangani Covid-19.
Adapun fungsi kedua tower tersebut adalah satu tower untuk menangani pasien Covid-19 dan satu tower lagi untuk observasi.
Satu tower mampu menampung 2.500 orang. Hingga saat ini ada sebanyak 1.637 pasien yang dirawat di Wisma Atlet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng