Suara.com - Komplotan ibu-ibu pencuri nekat menggasak dompet korbannya yang tengah berada di toko emas Milala di Jalan Suprapto, Tanjung Balai, Sumatera Utara. Sialnya, aksi mereka terekam kamera CCTV.
Dalam peristiwa tersebut, Polsek Tanjungbalai Utara dan Satreskrim Polres Tanjungbalai menangkap 3 orang pelaku.
Para pelaku berinisial POI alias Ipon (45), SAR alias Nani (35) SUL alias Sisu (37) merupakan warga Desa Air Joman, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan.
Sedangkan SAN (28) warga Desa Sei Kama, Kecamatan Sei Dabad, Kabupaten Asahan masih dalam pengejaran.
Kasubbag Humas Polres Tanjungbalai Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan mengatakan, aksi pencurian terjadi pada Senin (22/6/2020).
Korban melaporkan adanya tindak pidana pencurian 1 buah dompet warna biru berisi ATM, KTP dan uang tunai Rp 3.000.000. Saat itu, ia hendak membeli emas di Toko Emas Milala.
Petugas melakukan penyelidikan dan diketahui dari kamera CCTV milik toko Emas Milala. Dari rekaman tersebut, polisi menemukan identitas pelaku sebanyak 4 orang.
Pertama kali yang diamankan adalah PON pada Senin (14/9/2020) pagi di Jalan Bahagia, Kecamatan Tanjungbalai Selatan saat hendak beraksi kembali.
PON ditangkap tim Tekab dan Polwan Satreskrim Polres Tanjung Balai yang sedang patroli. Pihaknya kemudian mencocokkan video rekaman CCTV di Toko Emas Milala lalu mempertemukannya dengan korban. Dari situ diketahui modus para pelaku melancarkan aksinya.
Baca Juga: Terekam CCTV, Tiga Wanita Pencuri Uang Pembeli di Toko Emas Diciduk Polisi
“Mereka ini bekerjasama. Keempat pelaku berpura-pura hendak membeli sambil mengapit calon korbannya lalu mengambil dompet milik korban saat korban lengah menawar barang yang akan dibeli,” katanya, dilansir dari Kabarmedan.com jaringan Suara.com, Rabu (16/9/2020).
Setelah berhasil, para pelaku meninggalkan korban berpura-pura tidak jadi membeli. Dari hasil perbuatan pelaku setiap orang masing-masing mendapat bagian Rp 750.000.
“Setelah PON tertangkap, berikutnya dua pelaku lainnya juga tertangkap. Tinggal 1 lagi yang masih belum berinisial SAN,” ujarnya.
Dijelaskannya, oleh para pelaku, uang hasil kejahatan itu dibelikan beberapa barang mulai dari masker hingga pakaian.
“Para pelaku mengakui uang itu digunakan untuk membeli masker hingga pakaian,” ungkapnya.
Berita ini sebelumnya dimuat Kabarmedan.com jaringan Suara.com dengan judul "Pencuri Dompet Pembeli di Toko Emas Terekam CCTV, 3 Wanita Ditangkap Polisi"
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi