Suara.com - Sebuah konten video yang tidak pantas ditiru mendadak viral dan berseliweran di media sosial.
Video tersebut memperlihatkan seorang perempuan sedang mengendarai sepeda motor di sebuah jalan raya sambil memamerkan celana dalam yang dipakainya.
Atas viralnya video itu, akun Instagram @lambe_turah kemudian mengungkap motif di balik aksi tidak terpuji tersebut, Rabu (16/09/2020).
Akun Instagram berpengikut 8,6 juta pengguna itu mengunggah tangkapan layar dari cuitan pemilik akun Twitter @Namaku_Mei.
Akun Twitter tersebut menyebut bahwa aksi nakal perempuan tersebut dilakukan demi sebuah konten.
"Demi konten TikTok, seorang perempuan diduga di wilayah Magelang mengendarai motor sambil memamerkan celana dalamnya dan temannya merekam dari belakang," ungkap @Namaku_Mei.
Tidak hanya tangkapan layar dari akun Twitter itu, @lambe_turah juga mengunggah tanggapan dari akun Instagram resmi @polsekmagelangselatan.
Pihak kepolisian Magelang melalui akun Instagramnya langsung memburu perempuan yang telah membuat konten viral itu.
"Bukan untuk ditiru. jangan gadaikan kehormatan kalian hanya untuk sebuah konten unfaedah!" tulis keterangan @polsekmagelangselatan.
Baca Juga: Korban Penyerangan Polsek Ciracas, 2 Polisi Masih Dirawat di RSPAD
Di unggahan selanjutnya, @polsekmagelangselatan bahkan mengungkap identitas perempuan tersebut berkat plat nomor kendaraan yang terekam jelas kamera.
"Ayo Mba Ida, di klarifikasi video viralmu biar warganet tidak salah paham dan tidak ada yang mengikuti jejakmu yang mbebayani," kata @polsekmagelangselatan.
Warganet yang mendapat informasi itu pun langsung membanjiri kolom komentar @polsekmagelangselatan.
"Demi tiktok wanita jaman sekarang harga dirinya gada murahan semua aurat dibuka-buka," tulis pemilik akun @dewi_wul****
"Mending orangnya yang punya kendaraan dihubungi pak, suruh klarifikasi, kan ada nomer hape nya kan," saran @nz55**
"Hmmmm otaknya guna gak sih sebenarnya?" tukas @rezaalam****
Berita Terkait
-
Khusyuknya Prosesi Tiga Langkah Namaskara Sambut Waisak 2570 BE
-
Viral Keributan SPBU, Oknum Polisi Diduga Pukul Taksi Saat Antre Lalu Ngaku Kakinya Dilindas
-
376 Ribu Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Setahun, Indonesia Masih Darurat KDRT
-
Ibu Bekerja Pulang Malam Dicap Penjahat, tapi Ayah Lembur Disebut Pahlawan
-
MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra