Suara.com - Seorang ibu memiliki cara unik untuk menghibur anak-anaknya yang sedang dikarantina karena pandemi Covid-19 dengan memasang 3.000 lampu Natal lebih awal.
Menyadur Mirror, Rabu (16/9/2020) Caroline Gabe (46), diisolasi ketat dengan anak-anaknya yakni Jack (23), Henry (12), dan Theo (5), sejak Maret karena salah satu anaknya menderita asma.
"Ini merupakan tahun yang suram. Saya pikir, 'Bugger itu, saya akan membereskan dekorasinya'." ujar Caroline kepada Mirror.
Caroline menghabiskan 1.000 poundsterling (Rp 19,2 juta) untuk membeli 3.000 lampu, pohon dan salju palsu, boneka salju tiup, dan Santas. Dan masih ada satu barang yang belum datang yakni T-Rex meriah yang dipesan dari Amerika.
Caroline mengatakan tetangga-tetangganya di Port Talbot, Wales Selatan, terpesona melihat ribuan lampu yang dipasang di rumahnya.
"Saya pikir itu akan mencerahkan lingkungan. Itu membuat kami tersenyum. Itu adalah sesuatu yang menyenangkan di tahun yang mengerikan dan nyata," ujar Caroline.
"Natal adalah waktu yang fantastis, bahkan di bulan September." sambungnya.
Virus Covid-19 juga ikut menyerang Wales, 110 orang dinyatakan positif terkena virus corona, menurut Public Health Wales (PHW) pada hari Selasa.
Dikutip dari BBC News, tidak ada kematian akibat Covid-19 yang dilaporkan di Wales dalam 14 hari terakhir. Ada total 1.597 kematian dan 19.681 orang dinyatakan positif.
Baca Juga: Legenda MU Yakin Mohamed Salah Segera Bersaing untuk Gelar Ballon d'Or
Jumlah orang yang dites di Wales adalah 419.126 dengan 399.445 dinyatakan negatif. Sebanyak 7.902 tes dilakukan pada hari Senin.
Kasus baru terbanyak terjadi di Rhondda Cynon Taff (RCT) yaitu 38 kasus. Di Caerphilly dan Newport masing-masing ada 12 orang. Di Cardiff ada delapan dan di Conwy enam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
Terkini
-
Pelantikan Februari, Satu Nama Kuat Calon Wamenkeu Sudah 'Sowan' ke Purbaya
-
Pesan Tegas Komisi III DPR: Keadilan di Atas Kepastian Hukum, Kasus Hogi Minaya Wajib Dihentikan
-
Sudah Temui Sudrajat Pedagang Es Jadul, Komandan Kodim: Masalah Selesai Secara Kekeluargaan
-
Akui Salah Terapkan Pasal di Kasus Hogi Hinaya, Kapolresta Sleman Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia
-
Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!
-
KPK Periksa Seorang Pegawai BUMN dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Ada Demo di Depan Kantor Wapres Kebon Sirih, Massa Aksi: Ijazahmu Mana?
-
Satpol PP DKI Bakal Gelar Operasi Senyap Sasar Peredaran Tramadol di Jakarta
-
Berawal dari Teguran, Warga Cengkareng Justru Jadi Korban Keganasan Pencuri Kabel
-
Anggota Komisi III DPR 'Semprot' Kapolres Sleman: Kalau Saya Kapolda, Anda Sudah Saya Berhentikan