Suara.com - Aparatur Sipil Negara atau ASN Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang positif Covid-19 terus bertambah. Sehingga empat gedung instansi Pemprov DKI ditutup sementara.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah atau BKD DKI Jakarta Chaidir mengatakan empat gedung itu adalah Blok G Balai Kota, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Dinas Teknis Jatibaru di kawasan Tanah Abang, dan Kantor Dinas Kesehatan DKI di Kecamatan Gambir.
"Tadi saya juga baru dengar Dinkes DKI juga ditutup, tetapi tidak semua (gedung)," kata Chaidir saat dihubungi, Kamis (17/9/2020).
Menurutnya bangunan Dinkes yang perlu dibuka adalah bagian yang dibutuhkan seperti operasional. Namun untuk urusan administrasi di Dinkes DKI ditutup.
"Ada bagian-bagian tertentu yang masih operasional, seperti tim penanggulangan Covid-19. Kalau yang back office tutup," jelasnya.
Di empat gedung instansi DKI ditemukan sejumlah pegawainya positif corona. Namun ia tak merinci nama dan jumlahnya secara keseluruhan.
"Ada yang kena, ada yang terpapar. Tapi, saya enggak tahu jumlahnya berapa orang," ujar dia.
Kekinian para pegawai di empat gedung tersebut bekerja dari rumah atau work from home/WFH. Selama ditutup, gedung akan disterilisasi dan setelah itu pada hari Senin pekan depan akan kembali beroperasi.
"Jatibaru lock down, Wali Kota Jakarta Selatan tutup. Tapi, Senin aktif lagi. Sekarang semua lagi disemprot," pungkasnya.
Baca Juga: Masjid Cut Meutia Kembali Ditutup
Berita Terkait
-
Link Daftar Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 dan Syarat Lengkapnya: Dibuka Besok, Siap War Tiket
-
Pemprov DKI Lebarkan Jalan RS Fatmawati untuk Kawasan TOD dan Akses Transjakarta
-
Jelang Ramadan 1447 H, Kelab Malam hingga Panti Pijat di Jakarta Wajib Tutup Sementara
-
Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan
-
Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri: DKI Jakarta Siapkan 182 Ribu Ton Beras
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak