Suara.com - Setelah menghanguskan sekitar 30 unit rumah, kebakaran di kawasan Jalan Kalibaru Timur 1 Bungur Senen, Jakarta Pusat, mulai padam. Namun terlihat kegiatan pemadaman mencari titik api masih berlangsung petugas Damkar.
Pantauan Suara.com di lokasi, terlihat mobil pemadam kebakaran di Jalan Letjen Suprapto masih berjejer. Kepulan asap dan kobaran api sudah tidak lagi terlihat dari pinggir jalan.
Beberapa petugas pemadam kebakaran terlihat masih sibuk memadamkan beberapa titik api yang tinggal sedikit. Mobil pemadam juga sudah tidak lagi menyala dan hanya beberapa selang air yang digunakan.
Sementara banyak juga warga sekitar yang membantu kegiatan pemadaman hingga sekadar menonton. Ada juga para pemilik rumah atau bangunan yang sedang mengumpulkan sisa barang miliknya sambil dibantu warga sekitar.
Di bagian dalam pemukiman padat ini, terlihat masih ada beberapa titik asap. Warga pun bergantian menyirami barang yang masih hangus.
Ada juga kelompok warga yang bergotong royong mengangkat selang pemadam yang berat untuk menjangkau titik api yang tersisa. Mereka menyemprotkan sampai memastikan tak ada kemungkinan ada lagi kobaran api yang muncul.
Salah seorang warga bernama Dodo menyebut masih ada beberapa titik api yang masih berasap. Namun lokasinya disebutnya cukup sulit dijangkau karena berada di gang-gang sempit.
"Ada beberapa itu yang masih berasap. Makanya harus pakai selang ini kan jangkauannya jauh. Jadi bisa mati apinya," ujar Dodo di lokasi, Jumat (18/9/2020).
Kepala Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat Asril Rizal mengatakan pihaknya sudah memulai tahap pendinginan sejak 15.53 WIB.
Baca Juga: Api Berkobar Bakar 30 Rumah di Senen karena Angin Kencang, Jalanan Macet
"Situasi saat ini pendinginan. Lokalisir jam 15.45 WIB dan pendinginan 15.53 WIB," tuturnya.
Sebelumnya, hingga pukul 15.45 WIB proses pemadaman api masih terus berlangsung dan dilakukan oleh tim dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat.
Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat menurunkan sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran.
Api diketahui mulai membakar permukiman yang dekat dengan kawasan Poncol itu sekitar pukul 14.45 WIB.
Hingga saat ini belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan lebih dari 30 rumah itu.
Berita Terkait
-
Kebakaran di Bungur Senen, 30 Rumah dan 40 Kepala Keluarga Jadi Korban
-
Api Berkobar Bakar 30 Rumah di Senen karena Angin Kencang, Jalanan Macet
-
Usai Ditutup karena Ada Kebakaran, Jalan Letjen Suprapto Jakpus Dibuka Lagi
-
30 Rumah di Senen Kebakaran, Jalan ke Cempaka Mas Ditutup, Macet Parah
-
Sekilas Mirip, Ini Bedanya Gejala Akibat Covid-19 dan Paparan Asap
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama