Suara.com - Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire pada Jumat (18/9), menyatakan dirinya terinfeksi virus corona usai menjalani tes. Ia akan menjalankan tugasnya sambil melakukan karantina mandiri.
Menyadur Channel News Asia, Le Maire tak merasakan gejala apapun sebelum dinyatakan positif.
"Saya dinyatakan positif Covid-19 malam ini," ujar Le Maire melalui Twitter, menambahkan dirinya akan menjalani karantina mandiri di rumah selama tujuh hari.
"Saya segera mengikuti langkah-langkah keseharan yang dianjurkan pemerintah yang dibawa oleh pemerintah dengan mengisolasi diri di rumah," katanya.
Sebelum Le Maire, Perdana Menteri Prancis Jean Castex pekan lalu juga dinyatakan terinfeksi virus corona.
Castex teinfeksi usai melakukan kontak dengan seseorang yang positif di perlombaan balap Tour de France.
Prancis tengah bergulat dengan dengan lonjakan kasus virus corona baru , dengan mencatatkan rekor 13.215 infeksi dalam 24 jam pada Jumat (18/9). Angka ini paling tinggi sejak kasus pertama di negara ini ditemukan.
Sementara korban tewas harian melonjak le level tertinggi dalam kurun waktu empat bulan.
Ahli epidemologi menyebut peningkatan jumlah kasus infeksi Covid-19 akibat dari sirkulasi penyebaran virus yang lebih cepat, sekaligus bertambahnya skala pengujian enam kali lipat.
Baca Juga: Guru Cemas, New York Masih Belum akan Membuka Kembali Sekolah
Berdasarkan laporan ANTARA, Prancis mulai memberlakukan kebijakan uji tes gratis untuk seluruh penduduk.
Keputusan pemerintah untuk menggratiskan biaya tes COVID-19 mengakibatkan antrean panjang di pusat pengujian di sejumlah kota dan kapasitas tes naik enam kali lipat dari puncak gelombang pertama virus corona.
Sekitar 1,2 juta tes dilakukan pekan lalu, kata menteri kesehatan. Menurut data, 5,4 persen tes positif.
Para dokter mengatakan banyak tes COVID-19 yang sia-sia, sebab sejumlah orang yang tak mengalami gejala, atau tidak melakukan kontak dengan kasus positif, menjalani berbagai tes.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Tragedi Tual Jadi Alarm Keras: Brimob Didorong Kembali ke 'Khitah' High-Risk, Bukan Keamanan Rutin
-
KPK Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Suap Diskon Pajak di Kemenkeu
-
Ketua DPRD DKI Soroti Pengangguran Tembus 6 Persen, Dinilai Picu Kriminalitas
-
Dari Bisnis Narkoba hingga Aniaya Siswa Madrasah: Sejauh Mana Reformasi Polri Bekerja?
-
PDIP Ungkap Sumber Dana MBG, Sebut Diambil dari Anggaran Pendidikan
-
Ketua YLBHI Kritik Sikap Inferior Presiden Prabowo di Hadapan Donald Trump
-
Terdampak Krisis Iklim: Bagaimana Panas Ekstrem Membuat Harga Kopi Makin Melejit?
-
Harga Pangan Jakarta Mulai Merangkak Naik di Awal Ramadan
-
KPK Periksa Mantan Wakil Bupati Pati hingga Sejumlah Kepala Desa Terkait Dugaan Pemeresan Sudewo Cs
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI