Suara.com - Camat Kelapa Gading , Jakarta Utara, M Hermawan meninggal dunia, Sabtu (19/9/2020).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui pesan singkat kepada awak media mengatakan, Hermawan meninggal dunia di RSPI Sulianti Saroso, Sabtu pukul 11.50 WIB.
"Kembali kabar duka, Bapak M Hermawan, Camat Kelapa Gading wafat pada pukul 11.50, 19 September 2020 di RSPI Sulianti Saroso," tulis Anies.
Anies tak menjelaskan penyebab sakitnya Hermawan. Anies meminta masyarakat DKI mendoakan Hermawan.
"Mohon doa dari semua untuk Almarhum, dan mari segerakan ambil wudu, selenggarakan salat gaib untuk almarhum bersama keluarga di rumah masing-masing," ucap dia.
Wali Kota Jakarta Utara Sigit Widjatmoko membenarkan kabar meninggalnya Hermawan.
"Iya (Benar wafat) pukul 11.50 di RSPI Sulianti Saroso," ujar Sigit Widjatmoko saat dikonfirmasi Suara.com, Sabtu (19/9/2020).
Ketika ditanya penyebab kematiannya lantaran terkena Covid-19, Sigit meminta awak media menanyakan kepada Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
"Kalau itu silahkan konfirmasi di teman teman Dinas Kesehatan," katanya.
Baca Juga: Perbedaan PSBB Jakarta dan PSBM Jabar
Sedangkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Chaidir mengungkapkan, Hermawan meninggal karena terinfeksi virus corona covid-19. "Informasinya terkena covid-19," kata Chaidir.
Berita Terkait
-
Perbedaan PSBB Jakarta dan PSBM Jabar
-
Anies Izinkan Ring Road GBK Buka, Warga Bisa Gowes dan Jogging saat PSBB
-
CEK FAKTA: Benarkah Anies Baswedan Punya Kontrak Politik dengan HTI?
-
Rektor UIC Semprot Pengkritik Anies: Kelihatan Hebat tapi Dungu
-
Masjid yang Sering Dipakai Anies Sholat Jumat Ditutup, Kenapa?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!
-
Dari BoP sampai Perjanjian Dagang: Lawatan Prabowo ke AS Dianggap Tabrak Konstitusi, Ini Alasannya
-
Anggota Denintel Kodam XVII/Cendrawasih Gugur Diserang KKB di Nabire
-
Redefinisi Peran Pemuda Betawi di Tengah Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global
-
Ketua Banggar DPR Kritisi Impor 105.000 Mobil Niaga dari India: Ancaman bagi Industri Dalam Negeri
-
PSI Gelar Mudik Gratis 2026: Siapkan 100 Bus untuk 5.000 Penumpang, Ini Cara Daftarnya!