Suara.com - DPP Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mengungkapkan bahwa sudah ada 85 orang perawat yang gugur dalam penanganan pandemi virus corona covid-19 di Indonesia.
Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhilah mengatakan data ini sudah diperbarui pihaknya per 16 September 2020.
"Saat ini sudah 85 orang perawat teman sejawat kami yang wafat di dalam perjuangan Covid ini, ini data terakhir saat ini," kata Harif dalam diskusi dari BNPB, Jakarta, Selasa (22/9/2020).
Selain itu, Harif menambahkan berdasarkan catatan PPNI di empat provinsi juga terdapat ribuan perawat yang positif Covid-19 antara lain; DKI Jakarta 1.629, Jawa Timur 848, Bali 156, dan Sulawesi Selatan 350 perawat.
"Saya kira pasti ribuan perawat yang terinfeksi kalau kita kumpulkan di seluruh Indonesia, ini menjadi warning buat kita semua," ucapnya.
Di sisi lain, Ketua Umum PB IDI dr. Daeng Faqih mengatakan jumlah dokter yang meninggal dunia akibat Covid-19 juga terus bertambah hingga 119 dokter.
Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI) melaporkan 2.291 bidan juga terkonfirmasi positif covid-19 bahkan 22 bidan meninggal dunia.
Kemudian, Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) juga melaporkan sedikitnya 803 orang apoteker di Indonesia terkonfirmasi positif covid-19, enam di antaranya meninggal dunia.
Baca Juga: Foto Bersama Tanpa Pakai Masker, Perdana Menteri Selandia Baru Minta Maaf
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Anggota Denintel Kodam XVII/Cendrawasih Gugur Diserang KKB di Nabire
-
Redefinisi Peran Pemuda Betawi di Tengah Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global
-
Ketua Banggar DPR Kritisi Impor 105.000 Mobil Niaga dari India: Ancaman bagi Industri Dalam Negeri
-
PSI Gelar Mudik Gratis 2026: Siapkan 100 Bus untuk 5.000 Penumpang, Ini Cara Daftarnya!
-
Soal PT 7 Persen, Titi Anggraini: Ambang Batas Fraksi Lebih Adil Bagi Suara Rakyat
-
Menag Tegaskan Zakat Tak Boleh untuk MBG, Penyaluran Wajib Sesuai 8 Asnaf
-
KPK Kembali Panggil Eks Menhub Budi Karya Sumadi Jadi Saksi Dugaan Suap Proyek DJKA
-
Maidi Diduga Terima Upeti 10 Persen Proyek PUPR Kota Madiun, KPK Cecar 6 Anak Buah
-
KPK Periksa Enam Pejabat Dinas PUPR Kota Madiun Terkait Korupsi Wali Kota Maidi
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor