Suara.com - China menuding Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah 'menyebar virus' politik saat berbicara di Majelis Umum Persatuan Bangsa-Bangsa (UNGA), Selasa (22/9/2020).
Menyadur Al Jazeera, Rabu (23/9/2020), Trump secara terang-terangan menyerang China terkait penanganan pandemi virus Corona.
Presiden ke-45 AS itu menyebut negara yang dipimpin Presiden Xi Jinping itu harus bertanggung jawab karena telah melepaskan wabah Covid-19 ke dunia.
Mendapat serangan langsung dari Trump, China lewat Duta Besarnya di PBB, Zhang Jun menegaskan bahwa tuduhan Amerika Serikat itu tidaklah memiliki dasar.
“Ketika komunitas internasional benar-benar berjuang keras melawan COVID-19, Amerika Serikat menyebarkan virus politik di sini di Majelis Umum,” kata Zhang.
“Dunia berada di persimpangan jalan. Saat ini dunia membutuhkan lebih banyak solidaritas dan kerja sama, tetapi bukan konfrontasi. "
Di forum yang sama, Xi Jinping menyerukan bahwa tanggapan global sangat penting untuk menyelesaikan pandemi Covid-19.
Dalam apa yang tampak sebagai sindiran kepada Donald Trump, Xi juga berujar bahwa negara-negara di dunia harus memberikan peran utama kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
“Menghadapi virus ini, kita harus meningkatkan solidaritas dan melalui ini bersama-sama,” kata Xi Jinping.
Baca Juga: Perangi Kebakaran Hutan, Kota Oregon Rekrut Pasukan Kambing
“Kita harus mengikuti bimbingan sains, memainkan peran utama Organisasi Kesehatan Dunia, dan meluncurkan tanggapan internasional bersama untuk mengalahkan pandemi ini."
Lebih jauh, Xi Jinping menekankan bahwa upaya mencari solusi dari pandemi Covid-19 harus dijauhkan dari unsur-unsur politik.
"Setiap upaya untuk mempolitisasi masalah, atau stigmatisasi, harus ditolak," kata Xi.
Sebelum berbicara di Majelis Umum PBB (UNGA), Trump sudah rutin menggambarkan Covid-19 sebagai virus dari China.
Dia menuding Beijing sengaja mengizinkan orang meninggalkan China pada tahap awal wabah untuk menginfeksi dunia sambil menutup perjalanan domestik.
"Pemerintah China dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang secara virtual dikendalikan oleh China, secara keliru menyatakan bahwa tidak ada bukti penularan dari manusia ke manusia," kata Trump dalam sambutan yang disampaikan dari jarak jauh ke UNGA.
"Kemudian mereka secara tidak benar mengatakan orang tanpa gejala tidak akan menyebarkan penyakit ... PBB harus meminta pertanggungjawaban China atas tindakan mereka."
Berita Terkait
-
Ini Tiga Pemikiran Penting Jokowi Saat Berpidato di Sidang Umum PBB
-
Penghormatan Terakhir Warga untuk Mendiang Hakim Agung Ruth Ginsburg
-
Cegat Jet Tempur China, Presiden Taiwan Puji Aksi Heroik Para Pilot
-
Langgar ADIZ, Taiwan Ancam Tembak Pesawat Tempur China
-
Seorang Ibu di Amerika Serikat Tewas Ditembak Dua Perampok di Depan Anaknya
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend