Suara.com - Suhu politik jelang Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2020 kian memanas. Hal itu salah satunya ditandai dengan sebuah video yang beredar di media sosial Twitter, yang memperlihatkan adanya perusakan alat peraga kampanye dari salah satu pasangan calon.
Video berdurasi 21 detik itu diunggah oleh pemilik akun ANO alias @kirekswasta, Rabu (23/09/2020).
"Spanduk pasangan Muhammad-Saraswati @RahayuSaraswati disobek sobek dan dibuang?" tulis ANO mengawali kicauannya.
ANO beranggapan, walaupun spanduk pasangan Muhammad-Saraswati disobek, tetapi justru ada hikmah dibaliknya yaitu memberi rejeki bagi tukang sablon di masa pandemi.
"Sobek-sobek aja lagi jika itu jadi pekerjaan, lumayan kan ada pemasukan #LawanTakut," sambung ANO.
Dalam video itu, si perekam menjelaskan bahwa spanduk pasangan Muhammad-Saraswati baru saja dipasang di sebuah tiang listrik.
Akan tetapi saat ditinggal sebentar saja, spanduk tersebut sudah ada yang merobeknya dan dibuang di pinggir jalan.
Saat si perekam menyorot spanduk yang dirobek itu, terlihat foto pasangan Muhammad-Saraswati sudah rusak dan tidak terlihat jelas.
Di kicauan selanjutnya, ANO alias @kirekswasta mencurigai pasangan calon lainnya yang diduga merusak spanduk Muhammad-Saraswati.
Baca Juga: Seolah Pakai Jurus Seribu Bayangan, Foto Bupati Klaten Tersebar di Jalan
"Pagi hari spanduk Muhammad-Saraswati depan ITC BSD ketahuan udah koyak disobek-sobek, pada saat yang sama berdiri baliho pasangan lain Ben Pilar," kata ANO.
Ia lalu memberi peringatan kepada siapa saja yang merusak spanduk Muhammad-Saraswati agar pintar menghilangkan jejak.
"Kalo mau merusak itu sekalian dibuang, ilangin jejaknya jangan sekotor ini dong," tutupnya.
Pasangan Muhammad-Saraswati merupakan calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan, yang diusung oleh sejumlah partai politik besar.
Partai-partai itu diantaranya PDI Perjuangan, PSI, Gerindra, Hanura hingga Nasdem.
Berita Terkait
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Tangsel?
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Latihan Manasik Jamaah Calon Haji di Tangsel
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis
-
Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!
-
Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat
-
Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia
-
Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni
-
Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu