Suara.com - Membangun jalan adalah sesuatu yang melelahkan, membutuhkan banyak tenaga dan memakan waktu, apalagi jalan tersebut bukan terbuat dari aspal melainkan beton (dicor).
Oleh sebab itu sebuah jalan yang sedang dicor biasanya akan ditutup untuk sementara waktu sambil menunggu keringnya semen yang basah.
Belum lama ini, sebuah video tentang pembangunan jalan beton yang diunggah oleh akun Instagram @makassar_iinfo membuat warganet naik pitam.
"Enaknya diapain nih?" tulis @makassar_iinfo menerangkan video unggahannya, Selasa (29/09/2020).
Dalam video pendek itu, terlihat jalanan beton yang masih basah tengah dibangun oleh pekerja.
Akan tetapi, seorang pria berkaus biru melewati jalan tersebut seolah tanpa dosa dan tak punya hati.
Pria tersebut menginjak-injak jalan yang belum kering hingga jejak tapak kakinya merusak jalan itu.
Ia bahkan tidak peduli dengan pekerja di hadapannya yang sedang merapikan pembangunan jalan tersebut.
Hingga artikel ini dibuat, video unggahan @makassar_iinfo tersebut telah dilihat hingga 213 ribu kali dan langsung diberondong komentar oleh warganet.
Baca Juga: Kantor PUPR Kalbar Disegel, Buntut Dugaan Korupsi Proyek Jalan Tebas
"Tips kalo ketemu orang kek gitu , jangan dimarahi , cukup istighfar dalam hati lalu ajak berkelahi," tulis pemilik akun @andrean***
"Enaknya dicor sekalian tu di jalan jadiin polisi tidur," celetuk akun @akry_l****
Sejalan dengan warganet lainnya, pemilik akun @qqfa*** juga mengecam tindakan pria dalam video itu.
"Tidak sopan, celup saja ke dalam mesin pengaduk semen, baru istighfar," kata dia lengkap dengan emoji puas.
Videonya selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Pelaku Penganiayaan Kucing sampai Mati di Blora Diperiksa, Terancam 1,5 Tahun Bui
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?
-
Sempat Picu Korban Jiwa, Polisi Catat 1.000 Titik Jalan Rusak di Jakarta Mulai Diperbaiki
-
4 Moisturizer untuk Pria, Bikin Kulit Lembap dan Terawat Tanpa Ribet
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?