Suara.com - Politikus senior Amien Rais resmi membentuk partai baru. Partai bentukannya itu diberi nama Partai Ummat.
Terkait keberadaan partai tersebut, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan itu merupakan hak Amien untuk berserikat dan berkumpul.
Dasco juga tidak mempermasalahkan kehadiran Partai Ummat sepanjang mengikuti koridor aturan yang berlaku. Justru, ia berharap kehadiran Partai Ummat dapat membuat demokrasi Indonesia lebih sehat.
"Apa yang dilakukan oleh Pak Amien Rais sepanjang mengikuti aturan yang ada, tidak ada masalah partai baru. Mudah-mudahan bisa menambah iklim demokrasi Indonesia menjadi sehat," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2020).
Terkait Partai Ummat, Dasco tidak melihat bahwa partai baru tersebut menjadi ancaman dalam persaingan perebutan suara pemilih dengan partai lainnya termasuk Gerindra.
"Saya pikir ini persaingan dalam demokrasi, ya partai baru itu nanti juga akan ada beberapa. Bukan hanya partai ini," ujarn Dasco.
"Jadi saya pikir enggak ada masalah sepanjang masing-masing parpol yang sudah punya kursi menunjukkan program dan komitmen kepada masyarakat saya yakin kita bisa menjaga konstituen kita," sambung Dasco.
Diketahui, politikus senior Amien Rais menyampaikan partai baru bentukan dirinya yang ia beri nama Partai Ummat. Hal itu ia sampaikan melalui akun YouTube Amien Rais Official pada siang ini.
Dalam tayangan yang disiarkan secara langsung, Amien dalam videonya mengatakan Partai Ummat siap bekerja dan berjuang melawan kezaliman.
Baca Juga: Fadli Zon Klaim Punya Bukti PKI Dalang Kudeta 30 September 1965
"Partai Ummat insyaallah bertekad akan bekerja dan berjuang bersama anak bangsa lainnya melawan kezaliman dan menegakkan keadilan," kata Amien dikitip Suara.com, Kamis (1/10/2020).
Amien menegaskan, Partai Ummat tetap memegang teguh Pancasila dan UUD 1945. Dalam pernyataan di durasi akhir video, Amien sekaligus menyerukan takbir dan merdeka.
"Partai Ummat akan bekerja dan berjuang memegang teguh Pancasila, UUD 1945, dan semua aturan demokrasi universal. Akhirnya iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin. Hanya kepada Allah kami menyembah dan hanya kepada-Nya pula kami memohon pertolongan allahuakbar, merdeka," tutur Amien.
Sementara itu di bagian akhir video, sebagai penutup, Amien Rais menyertakan tulisan yang mengajak masyarakat untuk berjuang bersama Partai Ummat.
"Mari berjuang bersama Partai Ummat."
Berita Terkait
-
Amien Rais: Banyak Indikasi Sesungguhnya Kita Berada di Ambang Krisis
-
Dengungkan Slogan Lawan Kezaliman, Amien Rais Luncurkan Partai Ummat
-
Fadli Zon Klaim Punya Bukti PKI Dalang Kudeta 30 September 1965
-
Amien Rais Luncurkan Buku Jokowi Mundur atau Terus: Saya Tidak Mengada-ada
-
Amien Rais Beri Pilihan ke Jokowi Lewat Buku Baru: Mundur atau Terus
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar