Suara.com - Seorang wanita muda menjadi korban rudapaksa oleh enam pria di pinggir jalan saat dia menunggu transportasi di kota Lahore di Pakistan.
Menyadur Gulf News, Sabtu (3/10/2020) wanita itu sedang menunggu bus di Jalan Jaranwala di perbatasan kantor polisi Mangatwala di provinsi Punjab, setelah bus lain yang dia tumpangi mogok di tengah jalan.
Menurut First Information Report (FIR), korban menyatakan sedang menunggu bersama temannya. "Bus yang kami tumpangi rusak," ungkap laporan tersebut, menurut laporan media setempat.
Saat korban menunggu bus lain datang, dia ditawari tumpangan oleh beberapa pria yang lewat menggunakan mobil.
Setelah korban menerima tumpangan dan masuk ke mobil, pria-pria itu membuat mabukkan wanita itu, kata polisi.
"Orang-orang itu membawa saya ke daerah terdekat di mana empat pria lain datang. Keenam pria itu memerkosa saya ...," ungkap korban kepada polisi.
Pelaku kemudian meninggalkan korban di sebuah lapangan. "Mereka menelepon teman saya dan menyuruhnya untuk menjemput saya dari sana," sambungnya
Polisi menambahkan bahwa insiden itu terjadi pada 24 September, menurut laporan media setempat. Polisi juga sudah mendaftarkan kasus terhadap enam tersangka.
Ketua Menteri Punjab (CM), Sardar Usman Buzdar, pada 1 Oktober, memperhatikan dugaan kasus pemerkosaan tersebut.
Baca Juga: Serang Pos Keamanan, Taliban Bunuh 28 Polisi Afghanistan
Buzdar melakukan penyelidikan atas masalah tersebut dan meminta laporan dari Petugas Kepolisian Daerah (RPO). Dia juga telah memerintahkan pihak berwenang untuk menangkap pelakunya secepat mungkin.
Polisi saat ini sedang mencari tersangka dan mengusut kasus tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi
-
Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!
-
PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah
-
Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap
-
Andrie Yunus Nyaris Buta, Bakal Dikirim ke Profesor India yang Tangani Novel Baswedan
-
Influencer ZNM Diperiksa Bareskrim Polri Jumat Besok, Buntut Viral Gunakan Gas N2O Whip Pink
-
Kepala BPOM Tegaskan Penjualan Obat di Minimarket Tak Bisa Sembarangan: Tetap Diawasi Apoteker
-
Buat 'Makam Reformasi', Mahasiswa UI Tutup Logo Makara dengan Kain Putih
-
Indonesia Lanjutkan Perjuangan Tata Kelola Royalti Digital di Forum Hak Cipta Dunia
-
Delapan Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dilaporkan dalam Dugaan Kasus Kekerasan Seksual