Suara.com - Dua orang di India tewas di tangan massa usai dituding melakukan praktik ilmu hitam. Keduanya dipenggal dan dibakar.
Menyadur Gulf News, Minggu (4/10/2020), Ramawati Halua dan Bijoy Gour (45) dicurigai warga usai kematian seorang gadis remaja.
Inspektur Polisi Debojit Deuri mengatakan Ramawati dan Bijoy dibacok hingga tewas, sebelum dipenggal dan dibakar massa di Karbi Anglong, Assam Tengah.
"Karena dicurigai melakukan sihir, massa menghakimi Ramawati Halua (50) dan Bijoy Gour (45), setelah kematian gadis remaja di desa Rohimapur awal pekan ini," ujar Debojit.
Menurut polisi, setelah gadis asal Rohimapur meninggal dunia, seorang gadis lain menuding Ramawati dan Bijoy melakukan ilmu hitam sehingga membuatnya jatuh sakit.
Setelah kecurigaan gadis tersebar, warga yang gelisah langsung ramai-ramai menyambangi Ramawati dan Bijoy lalu membunuh keduanya.
Tubuh mereka dibawa ke sebuah bukit untuk dipenggal di dekat pemakaman, sebelum akhirnya dibakar.
Kepolisian Assam pada Jumat (9/10) telah menangkap sembilan orang, dengan rincian enam pria dan tiga perempuan.
Kendati demikian, pelacakan masih terus dilakukan mengingat terduga pekaku belum semuanya ditangkap.
Baca Juga: Update Covid-19 Dunia: India Klaim Kasus Kematian Terendah di Dunia
Tudingan penggunaan ilmu hitam merenggut rata-rata selusin nyawa di kawasan Assam setiap tahunnya.
Aksi main hakim sendiri yang berujung pada pembunuhan tidak berhenti meskipun ada kampanye kesadaran massa oleh pemerintah negara bagian dan berbagai LSM.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan