Suara.com - Angka kematian akibat Covid-19 di India telah mencapai lebih dari 100 ribu jiwa. Kini India menjadi negara ketiga dengan angka kematian pasien Covid-19 terbanyak di dunia setelah Amerika Serikat dan Brasil.
Dikutip dari situs worldometers per Minggu (4/10/2020) pukul 00.56 GMT atau 07.56 WIB, tercatat total ada 101.812 jiwa yang meninggal dunia akibat infeksi virus corona di India, 146.011 jiwa meninggal dunia di Brasil dan 214.273 jiwa meninggal dunia di Amerika Serikat.
Ketiga negara tersebut menyumbang hampir setengah dari total kematian Covid-19 di dunia yang tercatat telah terjadi pada 1.037.520 jiwa.
Sejak Agustus, India menyumbang angka kematian harian juga infeksi baru terbanyak di dunia. Total infeksi virus corona di sana telah lebih dari 6,5 juta orang.
Meski begitu, Kementerian Kesehatan India menyebut rata-rata kematian (CFR) pasien Covid-19 termasuk yang terendah jika dibandingkan dengan beberapa negara lain. Sementara CFR global berada pada 2,97 persen pada saat ini, angka kematian untuk India hanya 1,56 persen, katanya.
Kematian per juta populasi di India disebut salah satu yang terendah di dunia. Sementara rata-rata global adalah 130 kematian per juta populasi, India melaporkan 73 kematian per juta populasi, kata kementerian tersebut.
India memiliki jumlah total penduduk sebanyak 1.3 miliar dengan jumlah kasus infeksi 6.5 juta jiwa dan kasus kematian lebih dari 100 ribu jiwa.
Dikutip dari NDTV, pemeritah India juga mengklaim menempati posisi teratas global dengan jumlah kesembuhan infeksi virus corona. India disebut menyumbang 21 persen dari kasus yang pulih di seluruh dunia, dengan angka kesembuhan 5,5 juta orang.
Baca Juga: Atur Biaya Tes PCR Covid-19, Kemenkes Patok Tarif Batas Atas Rp 900 Ribu
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih