Suara.com - Video sebuah truk dikerumuni massa viral di sosial media. Truk tersebut menabrak tiga orang pemotor yang sedang balap liar di sebuah ruas jalan di Situbondo Jawa Timur.
Dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @viralterkini99, tampak sekelompok orang tengah mengerumuni sebuah truk berwarna hijau.
Mulanya, video mempertunjukkan momen balap liar ketika para pembalap masih bersiap di posisi start.
Para penonton balap liar tampak berkerumun di pinggiran jalan raya yang menjadi lintasan.
Tiba-tiba dari belakang garis start, sebuah truk dengan muatan penuh datang. Truk yang diduga memuat cabai itu tampak akan berhenti, namun nahas badan truk tidak bisa menghindari kerumunan yang ada di tengah jalan itu sehingga tabrakan tak bisa dihindari.
Para pembalap yang masih ada di atas motor bahkan turut terlibas oleh truk berwarna hijau itu.
Dalam video truk tabrak pembalap liar berdurasi 2 menit 1 detik itu, para penonton bergegas mengerumuni lokasi terjadinya kecelakaan.
Mereka berusaha menyelamatkan para korban yang tertabrak. Sementara itu, sempat terjadi ketegangan antara penonton dan sopir dan kernet truk tersebut. Terdapat pula video lain saat sopir dan kernet diamuk massa.
Simak video detik-detik truk pengangkut cabai menarak pembalap liar DI SINI.
Baca Juga: Ikut Balap Liar, Aksi Pengemudi Mobil Tahu Bulat Ini Bikin Warganet Takut
Peristiwa ini diduga terjadi di Situbondo, Jawa Timur pada Selasa dini hari (6/10/2020).
Hingga berita ini disusun, Suara.com masih mencoba mengonfirmasi pihak terkait guna mendapat informasi lanjutan.
Di sisi lain, warganet yang menyaksikan video tersebut menuliskan pendapat mereka di kolom komentar.
Banyak pula warganet yang membela sopir truk karena bisa menghentikan aksi balap liar itu.
"Kenapa truk mesti berhenti di situ sih, harusnya terus aja belok ke Polsek terdekat," komentar @sofie****.
"Sopir truk ngebantuin tugas malaikat, salut" tulis @rizal*****.
"Itu sopir truknya lagi cari nafkah buat keluarga. Sayang sekali gegara kegiatan tidak faedah jadi berantakan kena amuk pula, yang sabar Pak Supir," tulis @alfi*****.
Berita Terkait
-
Banyak Peminat, Toyota - Hino Garap Truk Listrik Sel Bahan Bakar di Amerika
-
Toyota dan Hino Kembangkan Truk Listrik Sel Bahan Bakar di Amerika Utara
-
Ikut Balap Liar, Aksi Pengemudi Mobil Tahu Bulat Ini Bikin Warganet Takut
-
Bonceng 3 Anaknya Ikut Konvoi Antar Jenazah, Emak-emak Tewas Terlindas Truk
-
Setelah Balap Lari Liar Meredup, Kini Semarak Balap Mobil Tahu Bulat
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?