Suara.com - Dokter di India menemukan benda tajam seperti obeng, paku hingga jarum jahit bersarang di perut seorang pemuda berusia 18 tahun.
Menyadur Gulf News, Rabu (7/10/2020), benda asing yang ada di perut Karan berjumlah puluhan. Ini lah yang membuatnya mengalami sakit perut kronis.
Kondisi perut pemuda asal desa Bhatwa, Unnao ini terungkap ketika ia dilarikan ke fasilitas medis setempat pada Minggu (4/10) lalu.
Hasil scan menunjukkan sejumlah benda tajam bersarang di perut remaja ini.
Karan lantas menjalani operasi pada Senin (5/10), di mana para dokter mengangkat beraneka benda tajam di perutnya.
Jumlahnya tak sedikit. Dokter menemukan 30 paku besi setebal 3 inci, empat jarum jahit, batang besi, hingga obeng dari perut pemuda ini.
Ayah Karan, Kamlesh, mengaku kepada dokter bahwa dirinya tak mengetahui bagaimana dan kapan putranya menelan alat-alat tajam itu.
Kamlesh menyebut anak laki-lakinya itu mengalami gangguan mental.
Dokter senior yang menangani Karan, Radha Raman Awasthi mengatakan operasi yang berjalan selama tiga jam itu berhasil.
Baca Juga: India Harus Bongkar Pemakanan Tertua Untuk Menguburkan Jenazah Pasien Covid
"Pasien tampaknya sakit jiwa, tetapi mulai pulih. Dia tidak menanggapi pertanyaan kami tentang bagaimana besi masuk ke perutnya," beber Awasthi.
Awasthi menduga Karan berkemungkinan tertular sepsis, komplikasi akibat infeksi yang dapat memicu peradangan hingga gagal organ.
Ia menegaskan bahwa tujuh hari ke depan akan menjadi waktu yang penting untuk kesembuhan pemuda ini.
"Kami akan terus memantau kondisinya," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris
-
Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI
-
Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana
-
MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi
-
Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya
-
Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten
-
Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!