Suara.com - Pengesahaan Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law pada Senin (5/10/2020) mengundang reaksi kemarahan banyak pihak. Gelombang aksi massa pun bermunculan di berbagai kota. Mereka menyuarakan protesnya lantaran UU Cipta Kerja ini dinilai tidak memihak pada rakyat.
Hingga Rabu (7/10/2020) malam, terpantau masih ada massa aksi yang meminta agar pemerintah tidak mengesahkan UU Cipta Kerja tersebut.
Tak hanya melibatkan kaum buruh saja, aksi demo ini juga diikuti berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga mahasiswa.
Aksi massa di beberapa kota terpantau rucuh. Para pendemo terlibat bentrok dengan oknum polisi yang memang ditugaskan untuk mengawasi jalannya aksi.
Akan tetapi, sejumlah oknum polisi tengah menjadi sorotan. Sebab,beredar di jagat media sosial video yang merekam tindak mereka saat menangani massa aksi.
Pemilik akun Twitter @abiyyu pada Rabu (7/10/2020) mengunggah sebuah video yang diduga terjadi di Lampung.
Dalam video yang beredar, terlihat para pendemo tengah memadati sebuah gedung. Di sana juga tampak segerombolan oknum polisi yang memang bertugas mengawasi aksi.
Namun, ulah oknum polisi tersebut malah menjadi sorotan. Pasalnya, mereka tidak sekadar menjaga jalannya aksi saja. Mereka terlihat bentrok dengan massa.
Beberapa oknum polisi malah terlihat memukuli para peserta aksi. Ulah tersebut sontak mengundang reaksi dari massa lainnya. Tak khayal, suasana di sana semakin riuh.
Baca Juga: Dipukul Mundur, Massa Penolak Omnibus Law Sempat Bertahan di Dago
Video unggahan @abiyyuu_999 kini tengah viral. Hingga artikel ini dibuat, video tersebut telah ditayangkan ratusan ribu kali.
Tidak hanya itu saja, video ini mengundang berbagai reaksi dari warganet. Banyak dari mereka yang marah melihat ulah oknum polisi tersebut.
"Polisi baj***** biadab sekali. Mana katanya mengayomi masyarakat dan mahasiswa! Bagaimana jika anak anda diperlakukan seperti itu!" kata @nand*********.
"Keroyokan pakai alat pula. Bukan mengayomi malah memukuli, semoga hidup kalian barokah wahai Pak Polisi," balas @aldi*******.
"Petinju berpangkat," timpal @Rism******.
Tidak hanya terfokus pada polisi, warganet juga menyoroti tentara. Pasalnya, ulah oknum polisi tersebut tak sama dengan tentara yang malah berusaha melerainya.
Lihat videonya disini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi