Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung kembali ikut bersuara soal UU Omnibus Law Cipta Kerja yang ternyata draf finalnya belum ada.
Padahal DPR dan pemerintah telah mengesahkan UU tersebut Senin (05/10) meski diwarnai gelombang penolakan dari banyak pihak.
Seperti biasa, Rocky berbincang secara virtual dengan Hersubeno Arief di kanal YouTube Rocky Gerung Official.
Saat ditanya Hersubeno soal draf UU Omnibus Law yang resmi, seperti biasa Rocky menjawabnya dengan santai.
"Semua lagi cari tapi nggak ketemu, mungkin cara terakhir nyari di kandang bebek, di Kalimantan, ketinggalan di situ mungkin," kata Rocky dikutip Suara.com, Minggu (11/10/2020).
Pernyataan Rocky tersebut bukan tanpa dasar. Sebab seperti diketahui, foto-foto Jokowi meninjau sebuah kandang bebek saat demo tolak Omnibus Law meletus ramai jadi perbincangan publik.
Di akun Intagram resminya @jokowi, ia menjelaskan kalau kunjungannya ke Kalimantan Tengah memang meninjau kawasan lumbung pangan salah satunya peternakan bebek.
"Di sana saya hendak meninjau kawasan lumbung pangan yang sedang kita kembangkan berikut penanaman padi, keramba ikan, serta peternakan bebek yang terletak di Kecamatan Pandih Batu," tulis keterangan di instagram @jokowi.
Rocky dalam videonya kemudian mengkritik konferensi pers Presiden Jokowi soal UU Omnibus Law.
Baca Juga: Bikin Gemas, Polisi Ini Bawa Kucing Pelacak Saat Demo di Magelang
Menurut Rocky, penjelasan Jokowi tersebut tidak ada gunanya karena sama persis dengan apa yang disampaikan Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Rocky bahkan menyebut kalau Partai Golkar sekarang punya juru bicara baru yang bernama Presiden Jokowi.
"Jadi saya anggap Airlangga sebagai Menko sudah bicara, itu artinya presiden jadi juru bicara Golkar, bagaimana nggak rendah?" kata Rocky pedas.
Ia menambahkan, presiden bikin hoax secara resmi.
"Itu yang ratusan hari lalu saya ucapkan, dan sekarang diperlihatkan lagi, presiden bikin hoax secara resmi," sambung Rocky.
Hingga artikel ini diturunkan, video Rocky Gerung tersebut telah menuai ratusan komentar dari warganet.
"OMNIBUS LAW ADALAH PRODUK OLIGARKI DAN OTORITARIAN. KITA INI NEGARA DEMOKRASI BUKAN OTORITER. KITA MENCARI KESEJAHTERAAN DAN KEADILAN DENGAN CARA MANUSIAWI. PINTAR NYA MEREKA MEMBUNGKUS MANIS OMNIBUS LAW DENGAN KATA CIPTA KERJA," kata warganet dengan akun Andre***
"Membahas undang-undang yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Di masa seperti sekarang ini terlalu mengundang curiga, gara-gara pandemi yang jatuh cinta saja berani menunda nikah. Ini ko DPR (dewan perwakilan rakyat) buru-buru sekali kaya lagi kejar setoran. Tidak ada undang-undang yang tidak penting semua penting. Justru karna undang-undang itu penting, aneh jika pembahasannya diseriusi di waktu seperti sekarang. Saat di mana perhatian dan konsentrasi kita sedang terkuras bertahan hidup di tengah bawah. Jika ngotot menuntaskan omnibus law atau RUU KUHP atau RRU Permasarakyatan. Jangan salahkan jika ada yang menilai DPR tidak menjadikan perang melawan corona sebagai Prioritas. Niat baik pun perlu proses yang baik proses yag semrawut hanya akan disusul polemik. Sementara sekarang kita sedang banyak-banyaknya menaruh harapan kepada negara. Tindak tanduk DPR salah benarnya akan selalu di lihat. “Saya putuskan bahwa saya akan demonstrasi. Karena mendiamkan kesalahan adalah kejahatan.” #MBA NANA / NAJWA SIHAB TERBAIK," urai akun Radit ****
Video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Rocky Gerung Sebut Eksaminasi Putusan Kerry Riza Uji Cara Berpikir Penegak Hukum
-
Lepas dari Orde Baru, Indonesia Belum Berani Masuk Rumah Demokrasi
-
Wangi Parfum Beradu Aroma Kandang: Kisah Nayla, Eks SPG Mobil Mewah yang Kini Jadi 'Pramugari' Sapi
-
Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS
-
Balas Rocky Gerung Soal Grup WhatsApp Nadiem, Jaksa: Apa Tak Ada Orang Pintar di Kemendikbudristek?
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN
-
Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal
-
Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan
-
Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan
-
Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat
-
Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari
-
Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar
-
Bukan Cuma Dadan Hindayana, Prabowo Juga Copot Dua Wakil Kepala BGN