Suara.com - Pria di India dikubur hidup-hidup oleh keluarga usai dicurigai mempraktikkan ilmu sihir terhadap seorang gadis yang merupakan keponakannya.
Menyadur Gulf News, Rabu (14/10/2020), Moris Marngar dihabisi oleh tiga keponakannya setelah ditahan selama satu hari.
Polisi distrik West Khasi Hills mengatakan tiga ponakan itu nekat membunuh pamannya lantaran percaya Moris telah melantunkan mantra jahat kepada saudara perempuan mereka yang bernama Sildaris.
Ketiganya pada Selasa (6/10), menyeret paksa Moris keluar dari rumahnya dan membawanya ke kediaman saudara perempuan mereka.
Esoknya, tiga laki-laki itu lantas menguburkan Moris yang masih hidup.
Atas insiden ini, sesepuh desa mengajukan pengaduan ke kantor polisi setempat, menyatakan bahwa Moris hilang.
Polisi pun langsung melakukan pencarian, dan menemukan pria asal negara bagian Meghalaya ini dalam keadaan terkubur dan tak bernyawa.
Jasad Moris kini telah dibawa ke pusat autopsi untuk diselidiki lebih lanjut dan polisi telah menangkap lima orang sehubungan kasus pembunuhan ini.
Gulf News menambahkan bahwa kasus-kasus seperti ini terus terjadi di India meskipun pemerintah telah mengampanyekan anti-perburuan penyihir secara rutin.
Baca Juga: Kelewat Dramatis! Adegan Jatuh di Film India Ini Bisa Bikin Newton Menangis
“Memukuli pasangan lanjut usia hingga mati adalah tindakan yang kejam," kata Direktur Jenderal Polisi (DGP) Jharkhand MV Rao.
"Meskipun kami telah melakukan kampanye melawan perburuan penyihir, ada beberapa penduduk desa, yang masih percaya takhayul," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran