Suara.com - Sekelompok petani Iowa telah memasang papan reklame menjelang kampanye pemilihan presiden AS, Rabu malam (14/10/2020) di negara bagian itu, mengarahkan orang-orang menuju "acara penyebar Trump Covid".
Papan reklame diposisikan tepat di seberang bandara Des Moines, tempat kampanye akan diadakan.
"Pejabat lokal diberitahu untuk menampung hingga 10.000 orang di acara tersebut," menurut Des Moines Register dilansir dari Independent, Kamis (15/10/2020).
Iowa Rural America 2020, sebuah kelompok anti-Trump yang terdiri dari "petani, profesional agribisnis, mantan pejabat terpilih, dan pemimpin komunitas" membayar pembuatan papan iklan sebagai peringatan.
Chris Henning, anggota komite pengarah, mengatakan dalam siaran pers bahwa setiap orang harus khawatir tentang seorang Presiden yang berada di rumah sakit dengan Covid minggu lalu dan yang sekarang ingin mengumpul ribuan Iowans ke dalam hanggar bandara.
“Ini adalah puncak ketidaktanggungjawaban. Kami melihat apa yang terjadi di Rose Garden. Mengapa Presiden harus diizinkan untuk membawa perilaku penyebar super semacam itu ke Iowa, terutama ketika kasus kami meningkat? ” dia berkata.
Wabah saat ini dilaporkan di 61 fasilitas perawatan jangka panjang, jumlah tertinggi sejak pandemi dimulai, dan rekor 473 pasien dirawat di rumah sakit karena virus, naik dari rekor sebelumnya yang mencapai 463 pada Selasa (13/10/2020).
Pada Senin malam, Dr Anthony Fauci memperingatkan bahwa mengadakan aksi unjuk rasa besar adalah menimbulkan masalah, mengingat terjadi peningkatan kasus di beberapa negara bagian barat tengah, khususnya Iowa.
“Jika ada yang hadir terinfeksi, kami berpotensi melihat acara penyebar super lain,” kata Lina Tucker Reinders, direktur eksekutif Asosiasi Kesehatan Masyarakat Iowa.
Baca Juga: Donald Trump Kebal Covid-19 ?, Peneliti Amerika: Maybe Yes, Maybe No
“Kami sekali lagi hari ini mencetak rekor tertinggi untuk rawat inap. Kami perlu fokus untuk menurunkan angka-angka itu dan mengendalikan penyebarannya, tidak mungkin menggelar acara besar, politik atau lainnya," tegasnya kepada Des Moines Register.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora