Suara.com - Seorang asisten rumah tangga di distrik Khammam dibakar oleh putra majikannya setelah menolak untuk berhubungan badan.
Menyadur Gulf News, Sabtu (17/10/2020) asisten rumah tangga tersebut akhirnya meninggal di sebuah rumah sakit di Hyderabad pada Kamis setelah berjuang bertahan hidup selama 28 hari.
Insiden tersebut terjadi pada 19 September ketika pelaku yang berusia 26 tahun mengajak sang ART untuk berhubungan badan, namun menolak.
Korban yang seorang gadis berusia 13 tahun itu kemudian disiram minyak tanah oleh pelaku dan dibakar yang mengakibatkan luka bakar hingga 70 persen.
Insiden tersebut terungkap minggu lalu ketika polisi Khammam mengambil suo motu untuk mengetahui masalah tersebut.
Korban pertama kali dirawat di rumah sakit swasta di Khammam selama 17 hari. Kemudian dia dibawa ke Hyderabad, pertama di Rumah Sakit Osmania pada 5 Oktober, kemudian Rumah Sakit Rainbow pada 8 Oktober karena kondisinya berubah kritis.
"Dia mengalami 60-70 persen luka bakar, "sumber di Rumah Sakit Rainbow, tempat korban meninggal, mengatakan kepada ANI.
"Dia meninggal kemarin malam sekitar pukul 8 malam. Mayatnya diserahkan ke polisi Khammam, dengan bantuan polisi Perbukitan Banjara di Hyderabad. Mereka memindahkannya ke Rumah Sakit Osmania untuk pemeriksaan," sumber itu menambahkan.
Menurut Komisaris Polisi Khamman Tafseer Iqbal, tersangka didakwa atas upaya pemerkosaan, percobaan pembunuhan, Perlindungan Anak dari Pelanggaran Seksual, dan tuduhan pembunuhan berdasarkan Pasal 302.
Baca Juga: Cucu Tega Penggal Kepala Nenek Hingga Putus, Ditaruh di Meja Makan
Polisi mengatakan tersangka ditangkap pada 5 Oktober. Mereka akan mengajukan pembelaan di hadapan hakim distrik untuk pengadilan jalur cepat dalam kasus tersebut, tambah polisi.
Sebelumnya pada 6 Oktober lalu, Polisi mengaku bertemu dengan korban dan berbicara dengan anggota keluarganya. Polisi Khammam kemudian merekam pernyataan gadis itu, di mana dia menceritakan penderitaannya.
"Pada tanggal 19 September, putra pemilik telah menyerang saya saat saya membuka pintu ketika dia datang ke rumahnya. Dia menarik saya dan meminta berhubungan seksual. Ketika saya menolak, dia mengambil minyak tanah, disimpan di dekatnya, dan disiram ke atas saya dan membakar saya. Saat saya menangis, ayahnya mencoba menyelamatkan saya tetapi sebagian besar tubuh saya terbakar saat itu," kata korban kepada polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend