Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra menilai, kunjungan Manteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Amerika Serikat memiliki sejumlah tujuan yang berdampak penting bagi posisi Indonesia di mata dunia.
Ia menjelaskan, kunjungan Prabowo ke Washington DC memunyai arti penting bagi diplomasi pertahanan Indonesia dan bagi pribadi Prabowo sendiri.
"Kunjungan tersebut akan meningkatkan kerja sama pertahanan Indonesia-AS ke level yang lebih tinggi. Sejak 2005, hubungan militer kedua negara telah mengalami proses normalisasi," papar Fadli melalui utasannya yang dikutip Suara.com, Selasa (20/10/2020).
Sejumlah kerja sama antardua negara tersebut, dicatat Fadli, telah berhasil dicapai. Seperti penyelenggaraan forum Indonesia-US Security Dialogue, International Military Education and Training (IMET), Foreign Military Financing (FMF), dan Foreign Military Sales (FMS).
Namun, menurut Fadli kerja sama tersebut perlu dirawat. Salah satunya dengan berkunjungnya Prabowo ke negeri Pakde Sam.
Fadli menyebut, kunjungan Prabowo ke Amerika sebagai upaya penguatan alat utama sistem pertahanan Indonesia atau alitsista.
Sebelumnya, Prabowo telah melakukan kunjungan ke beberapa negara untuk memperkuat pengadaan alutsista RI seperti ke Perancis, Cina, Rusia, dan Turki.
"Namun, rencana pembelian sejumlah pesawat tempur dari Rusia atau kapal laut dari Cina ternyata telah disambut reaktif oleh AS," ungkap Fadli.
Ia menambahkan, Indonesia terancam dikenakan sanksi Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CATSA) jika meneruskan niat dan proses pembelian alutsista dari negara tersebut.
Baca Juga: Fadli Zon Terusik Ada Orang Kaya Naik Heli Polisi: Mereka Melayani Siapa?
Oleh karena itu, kunjungan Prabowo ke Amerika dinilai Fadli sangat diperlukan untuk menjaga hubungan politik luar negeri bebas-aktif.
Selain itu, Fadli juga menyebut Prabowo bisa memainkan kartunya dengan membawa Indonesia sebagai aktor penting dalam politik Asia Pasifik bagi Amerika.
Hal itu dilihat dari menurunnya hubungan geopolitik AS-Rusia, dan krisis di Semenanjung Korea, serta sikap Cina yang sempat menegang semenjak Covid-19 melanda.
"Itulah sebabnya, kunjungan kerja Pak @prabowo sangat penting untuk menjaga posisi Indonesia sebagai aktor strategis di kawasan. Kartu ini saya kira harus dipergunakan untuk kepentingan nasional. Prabowo punya kapasitas memainkan isu-isu semacam ini," jelas Fadli.
Sementara itu, Fadli menilai kunjungan Prabowo ke Pentagon pun bermanfaat bagi pribadi Menteri Pertahanan RI itu.
"Sementara, bagi Prabowo sbg pribadi, undangan ke Pentagon itu juga punya banyak arti penting. Dia selama ini selalu dikesankan sebagai tokoh kontroversial oleh beberapa negara. Dengan kunjungannya ke Washington DC, saya kira orang akan bisa menilai secara lebih dekat bahwa @prabowo tidaklah seperti yang mereka anggap sebelum ini," imbuh Fadli.
Berita Terkait
-
Fadli Zon Terusik Ada Orang Kaya Naik Heli Polisi: Mereka Melayani Siapa?
-
Orang Mirip Cucu Konglomerat Joging Dikawal, Tengku Bandingin Nasib Aktivis
-
Orang Mirip Cucu Orang Tajir Joging Dikawal Polisi, Tengku Tanya Kapolri
-
Cibir Sri Mulyani Menkeu Terbaik untuk Asing, Fadli Zon Disindir Yunarto
-
Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Sebut Demonstrasi Ditunggangi Asing
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
Terkini
-
Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!
-
Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini
-
Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana
-
Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone
-
Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana
-
Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya
-
Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan
-
Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran
-
Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5 Jam di Istana Sambil Bawa Catatan
-
Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui