Suara.com - Rambu-rambu lalu lintas seperti traffic light merupakan alat yang dipasang di persimpangan jalan untuk mengatur laju kendaraan supaya bisa berjalan tertib.
Di perempatan atau pertigaan, biasanya ada jenis traffic light ada yang ke kiri jalan terus dan ke kiri ikuti lampu.
Traffic light tersebut harus dipatuhi oleh setiap pengguna jalan terlebih bagi mereka pengendara sepeda motor.
Akan tetapi, sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pria jalan kaki mematuhi traffic light viral di media sosial.
Video tersebut salah satunya diunggah oleh pemilik akun Twitter @closetowhy, Selasa (20/10/2020).
"Tetaplah patuhi peraturan lalu lintas," tulisnya memberi penjelasan video unggahannya lengkap dengan emoji jempol.
Dalam video tersebut terekam seorang pria yang sedang jalan kaki tiba-tiba berhenti tepat di bawah lampu merah.
Pria tersebut diam dan nampak fokus menunggu lampu hijau menyala. Benar saja, saat lampu merah berubah menjadi hijau, pria tersebut melanjutkan langkahnya.
Si perekam yang ada di sebuah mobil bahkan heran sampai tertawa terpingkal melihat aksi pria tersebut.
Baca Juga: Keras! Viral Lagu 'Wakil Rakyat Naik Mercy Rakyat Jalan Kaki' Kritik DPR
Hingga artikel ini dibuat, video tersebut telah dilihat hingga 227 ribu kali tayangan dan diretweet hampir 5 ribu kali oleh warganet.
Ratusan warganet yang gatal lantas mengomentari video berdurasi 20 detik tersebut.
"Lucu ya Indonesia, orang taat lalu lintas di ketawain. Di luar negeri orang jalan aja menaati peraturan lalu lintas loh," kata pemilik akun @Adindaa****
"Bayangin aja kalau kamu diposisi dia, stress karena pikiran hal yang emang menurut kamu enak tapi diketawain orang," timpal warganet dengan akun @dayhid***
Sementara pemilik akun @Timmy**** mencoba mengoreksi apa yang dilakukan pria dalam video tersebut.
"Tapi kan belok kiri langsung tuh tulisannya. Berarti ya salah bapaknya," ujarnya.
Berita Terkait
-
5 Daftar Kota di Dunia yang Paling Nyaman untuk Jalan Kaki 2026, Seoul di Urutan Pertama
-
5 Rekomendasi Permen Karet Sugar Free Cocok untuk Bantu Berhenti Merokok
-
Siswa SMP di Sumedang Putus Sekolah dan Harus Jualan Ayam Goreng Tepung
-
7 Manfaat Jalan Kaki 30 Menit di Pagi Hari yang Bisa Dirasakan dalam Hitungan Minggu
-
AI di Balik Lampu Merah: Solusi Cerdas atau Sekadar Jargon Estetik Penambal Macet?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran