Suara.com - Beredar di media sosial, video rekaman penyelamatan seorang bocah yang tenggelam di perairan lantaran lalai dari pengawasan orang tua.
Kejadian tenggelamnya bocah laki-laki itu sontak membuat publik murka. Pasalnya, sang Ibu dirasa lebih mementingkan ponselnya daripada anak kesayangannya.
Video tersebut dibagikan oleh akun Instagram @nenk_update pada Jumat (23/10/2020).
Dalam video yang beredar, terlihat seorang bocah sedang diselamatkan oleh seorang pria berbaju merah.
Anak tersebut tercebur ke sebuah perairan yang diduga terjadi di sebuah tempat wisata.
Sang Pria penyelamat membawanya ke tepian. Anak tersebut kemudian ditarik oleh wanita yang diduga adalah ibunya.
Tindakan sang Ibu itu kemudian menjadi sorotan. Pasalnya, ia dinilai tidak terlalu fokus menyelamatkan anaknya.
Sebab ia hanya menarik anaknya dengan satu tangan saja sehingga tidak maksimal dan harus dibantu oleh orang di dekatnya.
Setelah dicermati, tangan Ibu tersebut menggenggam sebuah ponsel yang menurut warganet menjadi prioritasnya.
Baca Juga: Viral Kiat Sukses Usaha Karena Pelihara Tuyul, Ini Penjelasan Mbah Lasiyo
Menurut informasi yang beredar, anak tersebut lalai dari pengawasan orang tua. Lebih tepatnya orang tua tengah bermain ponselnya saat si anak tiba-tiba tenggelam.
Dari sayup suara yang terdengar dalam video, diketahui bocah laki-laki tersebut hendak menangkap ikan.
Video unggahan @nenk_update tersebut mendadak viral. Hingga artikel ini diturunkan, video itu telah disukai oleh ribuan pengguna Instagram.
Tidak hanya itu, sejumlah warganet pun ikut meninggalkan komentar. Beberapa dari mereka murka dan mengecam tindakan wanita yang diduga adalah Ibunya.
"Lebih mahal HP daripada anaknya," kata Pril******.
"Keterlaluan malah ditarik pakai tangan satu. Pengen banget deh itu hp diceburin. Kesal deh," balas @perni**********.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka
-
Kemenkes Kerahkan 513 Nakes ke Wilayah Paling Terisolir di Aceh
-
KPK Endus Perintah Petinggi Maktour Travel untuk Hancurkan Barang Bukti Kasus Haji
-
Pejabat OJK-BEI Mundur Saja Tak Cukup, Ketua Banggar DPR Desak Rombak Aturan 'Free Float'
-
Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, KPK Telusuri Komunikasi Ridwan Kamil dan Aliran Dana Miliaran
-
Gus Yahya Buka Suara: Tambang Jadi Biang Kerok Kisruh di Tubuh PBNU?