Suara.com - Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, sebanyak enam belas orang santri pondok pesantren (Ponpes) Al Hidayah Kota Jambi terkonfirmasi positif COVID-19.
Menurutnya, mayoritas santri yang terpapar Corona sempat melakukan perjalanan ke luar daerah.
“Enam belas orang santri Ponpes Al hidayah tersebut terpapar dari hasil pemeriksaan 666 orang, selain itu ada yang hasil screening RDT reaktif dan ada yang memiliki riwayat perjalanan luar daerah,” katanya di Jambi, Minggu (25/10/2020).
Santri yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut telah menjalani perawatan dan isolasi di fasilitas kesehatan yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Jambi.
"Untuk memutus mata rantai penularan COVID-19, sementara waktu aktifitas di Ponpes Al Hidayah diliburkan," katanya.
Penelusuran dan tracing kontak dari 16 santri tersebut terus dilakukan agar dapat memutus mata rantai penularan COVID-19 di lingkungan Ponpes Al Hidayah.
“Kita akan berkoordinasi dengan pihak Ponpes Al Hidayah terkait diliburkannya Ponpes dan upaya memutus mata rantai penularan COVID-19 tersebut,” kata Johansyah.
Bersamaan dengan 16 orang santri Ponpes Al Hidayah tersebut, juga terdapat 10 orang lainnya yang terkonfirmasi positif COVID-19 pada Sabtu (24/10).
Selain itu, Pemerintah pusat juga mengumumkan 22 orang pasien COVID-19 yang sembuh. 22 orang pasien COVID-19 yang sembuh tersebut yakni 14 orang asal Kota Jambi, termasuk seorang bayi laki laki berusia 1 tahun dan balita usia 4 tahun.
Baca Juga: Sempat Tertunda, AstraZeneca Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19
Kemudian lima orang asal Kabupaten Bungo, dua orang asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan satu orang asal Kabupaten Merangin.
Dengan demikian total pasien yang terkonfirmasi positif di Jambi sebanyak 1.118 orang, dengan rincian 447 orang sudah dinyatakan sembuh dan 650 orang masih dalam perawatan. Sementara pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Jambi sebanyak 21 orang.
Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Jambi mengimbau agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan COVID-19 secara disiplin, mengingat pasien yang terkonfirmasi positif di daerah itu tersebut terus bertambah. (Antara)
Berita Terkait
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter
-
Segar, Menyantap Somtam Thailand Kuah Asam di Raules Cafe & Resto
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Semedja Javanese Cuisine, Surga Kuliner Jawa di Tengah Kota Jambi
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO
-
KPK Kalah! PN Jaksel Batalkan Status Tersangka Sekjen DPR Indra Iskandar
-
Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz
-
Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz
-
Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin
-
Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?
-
Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin
-
Pakar Hukum: Awasi Dana Asing ke NGO, Tapi Jangan Bungkam Kritik
-
Momen Hangat di Kremlin, Putin Lepas Prabowo dengan Penghormatan Khusus
-
Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran