Suara.com - Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, berharap vaksin COVID-19 dapat membuat masyarakat kembali hidup seperti sediakala dan bisa beraktivitas.
"Mudah-mudahan dengan vaksin kita kembali bisa hidup seperti sediakala dan bisa beraktifitas sesuai dengan kehidupan kita sehari-hari selama ini," ujar Arya Sinulingga dalam akun resmi Youtube Kementerian BUMN di Jakarta, Selasa (27/10/2020).
Arya mengajak masyarakat Indonesia untuk mendoakan dan berharap semoga uji klinis ini berhasil sehingga perusahaan BUMN bisa mulai memproduksi vaksin Corona serta mulai bisa disuntikkan kepada masyarakat Indonesia.
"Memang sedang proses belum menjadi produk, tapi karena sangat penting bagi kita saat ini maka kita perlu sangat memantau tahap demi tahap yang sedang dikerjakan," katanya.
Menurut Arya saat ini ada sekitar 1.620 relawan yang sudah disuntik satu kali. Sebenarnya ada 1.800 relawan yang hadir dan mau disuntik, tapi hanya menerima 1.620 relawan.
Dari 1.620 ini sebanyak 671 relawan sudah dalam tahap monitoring , kemudian 540 diantaranya sudah menjalani tahap pemeriksaan Imunogenisitas.
"Pemeriksaan ini berfungsi untuk mengetahui apakah kekebalan relawan yang disuntik tersebut sudah muncul," kata Arya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta jajarannya segera menyelesaikan timeline pelaksanaan vaksinasi dengan memerhatikan sejumlah hal pendukung.
Presiden meminta jajarannya segera merumuskan rencana vaksinasi per wilayah dan siapa saja individu yang memeroleh vaksinasi, termasuk juga siapa saja yang mendapatkan secara gratis dan siapa yang harus membayar.
Baca Juga: OTG Terus Bertambah, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 2.242 Pasien Corona
Kepala Negara juga meminta dilakukan pelatihan dan simulasi, baik oleh tenaga kesehatan maupun tenaga keamanan atau relawan yang nanti dilibatkan dalam pelaksanaan vaksinasi. [Antara]
Berita Terkait
-
Melindungi Anak, Melindungi Masa Depan: Mengapa Imunisasi Tak Bisa Ditawar?
-
Kimia Farma dan Pfizer Genjot Vaksinasi Pneumonia
-
Agenda Menggunung di 2026, PSSI Siapkan Strategi Khusus untuk Timnas Indonesia
-
Bukan Titipan PSSI, Arya Sinulingga Ungkap Alasan Pemain Naturalisasi Banjiri Super League
-
Futsal Indonesia di Bawah PSSI, Arya Sinulingga: Pembiayaan Kami Tanggung
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Eks Kapusdatin Ungkap Gaji Tenaga Ahli Era Nadiem Capai Ratusan Juta dari APBN
-
Ketua MPR Sebut Rencana Presiden Prabowo Jadi Juru Damai AS-Iran Membanggakan
-
Militer AS Gunakan AI Claude Serang Iran, Padahal Trump Sudah Putus Hubungan dengan Pemiliknya
-
Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI Try Sutrisno di TMP, Langit Kalibata 'Menangis'
-
Waspada Lonjakan Mendadak! Polri Siapkan 161 Ribu Personel Amankan Arus Mudik Lebaran 2026
-
Analis: Stok Pencegat Rudal AS Menipis, Kapal Perang dan Tanker di Selat Hormuz Jadi Incaran
-
Ketua MPR Harap Indonesia Tak Kena Dampak Perang ASIsrael dengan Iran
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Operasi Ketupat 2026, Polri Kerahkan 161 Ribu Personel Gabungan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!