Suara.com - Anggota DPD RI asal Bali, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna alias AWK tengah menjadi perhatian publik karena pernyataan kontroversialnya. Berikut profil I Gusti Ngurah Arya Wedakarna selengkapnya
Baru-baru ini I Gusti Ngurah Arya Wedakarna alias AWK membuat pernyataan bahwa dirinya memperbolehkan seks bebas asalkan pakai kondom atau alat kontrasepsi. Akibatnya, AWK dilaporkan ke Polda Bali oleh Perguruan Sandhi Murti atas dugaan penodaan dan pernyataan 'seks bebas diperbolehkan asal memakai kondom'.
Diketahui, pernyataan AWK tersebut disampaikan di depan siswa siswi SMAN 2 Tabanan. Selain itu, Pinisepuh Perguruan Sandhi Murti, I Gusti Ngurah Harta, mengatakan,"AWK ini juga bilang yang lahir dari ibu hamil sebelum nikah akan jadi anggota ormas, jadi anak bebinjat, anak yang lahir dari neraka dan jadi orang korupsi" ujarnya seperti yang dikutip dari Suarabali.id.
Pernyataan tersebut viral di media sosial dan menimbulkan kontroversi. Lalu, siapakah sosok AWK? Berikut profil AWK terlengkap.
Biodata I Gusti Ngurah Arya Wedakarna
Pria bernama lengkap Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa II ini lahir di Bali, 23 Agustus 1980. Ia merupakan putra dari pasangan Shri Wedastera Suyasa dan Suwitri Suyasa.
AWK sempat mengenyam pendidikan S1-nya di Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Trisakti.
I Gusti Ngurah Arya Wedakarna menikah dengan Ayu Ketut Juni Supari. Dari pernikahannya tersebut, ia dikaruniai dua orang anak yakni Shri I Gusti Ngurah Bhisma dan Vedanta Viswakarma Suliwa W. P.
Karier I Gusti Ngurah Arya Wedakarna
Baca Juga: Depan Anak SMA, Anggota DPD RI Ini Bolehkan Seks Bebas Asal Pakai Kondom
Nama I Gusti Ngurah Arya Wedakarna alias AWK mulai dikenal publik ketika dirinya menjadi model cover boy di Majalah Aneka tahun 1997.
Meski begitu, namanya kian melejit setelah melayangkan protes sejumlah karya seniman Tanah Air seperti novel terhadap Dewi Lestari, sampul album Iwan Fals, dan film Sinta Obong yang disutradarai Garin Nugroho. Protes tersebut dilakukan karena menurutnya melecehkan simbol agama Hindu.
Selain itu, AWK pernah dinobatkan sebagai dokter termuda dan rektor termuda oleh Museum Rekor Indonesia (MURI). Gelar tersebut didapatkannya setelah melanjutkan pendidikannya di Universitas Mahendradatta yang saat ini ia pimpin.
Tak hanya itu, AWK juga populer di kalangan masyarakat Bali karena dinobatkan sebagai Raja Majapahit Bali di Pulau Dewata.
Ia juga menjabat sebagai President The Hindu Center of Indonesia dengan berbagai program seperti program ekonomi Satyagraha, yakni ekonomi Hindu untuk Bali berdaulat dan menolak ekonomi syariah serta moratorium bank syariah di Bali. AWK juga menciptakan ekonomi adat melalui Lembaga Perkreditan Desa, ekonomi Pancasila melalui Koperasi dan Bank Perkreditan Rakyat.
Pada tahun 2014, AWK mencalonkan diri sebagai DPR-RI dan memenangkan perolehan suara Ketua DPD PNI Marhaenisme Bali sebanyak 178.943 suara. Ia mengalahkan rivalnya yakni Kadek Arimbawa 161.607 suara, Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi 150.288 suara, dan Gede Pasek Suardika 132.887 suara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional