Suara.com - Sebuah video mesum yang beredar di sosial media menghebohkan publik. Sosok pria dalam video tersebut diisukan mirip dengan seorang petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Video berdurasi 12 detik itu diduga melibatkan Ketua DPC PDI Perjuangan Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Abd Rasyid.
Beredarnya video porno itu membuat publik heboh hingga membuat Abd Rasyid hingga pihak partai bergambar banteng itu buka suara.
Berikut adalah fakta-fakta tentang video porno yang sosok prianya mirip dengan petinggi PDIP yang telah dirangkum Suara.com, Selasa (3/11/2020).
1. Viral di media sosial
Beredar video porno petinggi PDI Perjuangan lagi hubungan badan dengan seorang perempuan. Lelaki dalam video porno itu diduga Ketua DPC PDI Perjuangan Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Abd Rasyid.
Dalam video berdurasi 12 detik itu tampak dengan jelas pria yang diduga mirip dengan Abd Rasyid tersebut berada di dalam sebuah ruangan yang berlatar cat warna putih.
Di dalam ruangan, pria itu telanjang. Lalu dia langsung mendekati perempuan untuk melakukan hubungan badan.
Sekertaris DPD PDIP Sulsel Rudy Pieter Goni mengaku baru mengetahui video porno yang beredar tersebut. Ia mengaku masih melakukan pengecekan untuk memastikan kebenaran video mesum yang beredar itu.
"Saya baru tahu dari teman-teman media. Saya cek dan klarifikasi dulu ya," kata Rudy melalui pesan WhatsApp saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin (2/11/2020).
2. Polisi gelar penyelidikan
Kasubag Humas Polres Pangkep Aipda Agus Mursalim yang dikonfirmasi mengatakan, hingga kini pihaknya masih menyelidiki kasus video porno tersebut.
"Sementara dilidik. Ini kan masih di medsos," kata Agus.
Polisi telah mendapatkan video porno itu. Hanya saja, ia belum mau memberikan keterangan lebih jauh terkait kasus video mesum yang menyeret nama Abd Rasyid selaku Ketua DPC PDIP Pangkep.
Apalagi, hingga kini pihaknya juga belum menerima laporan terkait beredarnya video mesum yang diduga merupakan Abd Rasyid itu.
Berita Terkait
-
Penyebar Video Porno Mirip Petinggi PDI Perjuangan Akan Dipolisikan
-
Video Porno 12 Detik Jelang Pilkada, Polisi akan Periksa Seorang Politikus
-
Petingginya Diterpa Isu Video Porno Jelang Pilkada 2020, Ini Kata DPP PDIP
-
Video Mesum Beredar, Pemeran Pria Mirip Petinggi PDI Perjuangan
-
Viral Video Porno, Petinggi PDIP: Ulah Lawan Politik!
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran