Suara.com - Pemilihan presiden di Amerika Serikat masih berproses, Rabu (4/11/2020). Menurut sejumlah prediksi, Donald Trump berpeluang kembali memimpin Amerika lagi. Tetapi bisa saja hasilnya justru terbalik, Joe Biden yang menang.
Pemilu Amerika yang berlangsung di tengah pandemi menjadi tontonan menarik bagi sejumlah kalangan di Indonesia.
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya belum berani menjawab siapa pemenangnya. Dia hanya mengirim sinyal-sinyal.
"Another crazy 4 years?" kata Yunarto.
Lantas, hal itu ditanggapi oleh politikus Partai Gerindra Fadli Zon dengan gurauan. Menurut Fadli Zon tentu Biden bisa menang kalau konsultan politik seperti Yunarto membantu Biden selama persiapan pemilu.
"Harusnya Bro Yunarto Wijaya dan beberapa konsultan politik Indonesia bantu Biden kemarin. Pasti menang telak," kata Fadli Zon.
Fadli Zon merupakan politikus yang pernah selfie bareng Trump setelah Trump dipastikan menjadi Presiden Amerika mengalahkan pesaingnya, Hillary Clinton, pada 2016. Pada Rabu (9/11/2016), Fadli Zon mention ke Twitter Trump dengan ucapan: "Congratulation!"
Disinggung Fadli Zon, Yunarto membalas dengan menyindir balik untuk menyenangkan Fadli Zon. "Sohib Trump seneng banget nih kayaknya today."
Tetapi tunggu dulu. Proses penghitungan suara hasil pemilu Amerika masih berlangsung, terutama di negara-negara bagian kunci kemenangan. Keadaan bisa berubah.
Baca Juga: Pemilu AS: Sementara Biden Unggul atas Trump
"Michigan, Wisconsin, and Georgia is the key... Pennsylvania dah milik trump..." kata Yunarto.
Beberapa menit kemudian setelah melihat hasilnya, Yunarto menuliskan kegembiraan setelah Biden menguasai Wisconsin.
"Wuhuu Biden take the Wisconsin... and probably Georgia..."
Perjalanan menuju Gedung Putih masih panjang dan berliku sampai benar-benar diumumkan secara resmi.
Kepada para kandidat, pegiat media sosial Denny Siregar menyarankan agar terlalu yakin dulu mengklaim sebagai pemenang pemilu.
Dia menyarankan kepada Trump maupun Biden untuk bersabar menunggu hingga hasil pemungutan suara benar-benar dirilis ke publik.
Berita Terkait
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda
-
Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!