Suara.com - Hakim Distrik Amerika Serikat Emmet Sullivan menyatakan ingin memastikan semua surat suara tersisa untuk Pemilu AS, yang diperebutkan dengan ketat, terkirimkan.
Ia menuntut agar Pemimpin Dinas Layanan Pos AS (USPS) Louis DeJoy menjawab pertanyaan tentang mengapa layanan pos gagal menyelesaikan penyisiran yang diperintahkan pengadilan atas surat-surat suara yang tidak terkirim.
"Masalah yang mendesak adalah di mana surat-surat suara itu dan bagaimana memastikan terkirim sehingga bisa dihitung," kata Hakim Sullivan dalam sidang, yang mencakup pemberian kesaksian pejabat (USPS), Kevin Bray,
Bray menjawab serangkaian pertanyaan tentang pengiriman surat suara.
Banyak negara bagian menerima surat suara hingga seminggu setelah Hari Pemilu selama surat suara bercap pos pada hari itu.
Suara masih dihitung oleh pejabat pemilihan di negara-negara bagian yang menjadi medan pertempuran dalam persaingan antara Presiden Donald Trump dari Partai Republik dan kandidat Partai Demokrat, Joe Biden.
Layanan pos melakukan penyisiran dan menggunakan jaringan surat prioritas hingga Sabtu untuk mengirimkan surat suara yang tersisa.
Pada Rabu (4/11), USPS mengatakan telah menyelesaikan penyisiran pada Selasa (3/11) malam seperti yang diperintahkan oleh hakim dan hanya mengumpulkan 13 surat suara, semuanya di Pennsylvania.
Sullivan mengatakan bahwa DeJoy, pejabat yang ditunjuk Trump, "harus diberhentikan atau muncul di hadapan saya dan bersaksi di bawah sumpah tentang mengapa beberapa langkah tidak diambil."
Baca Juga: Bukan Kardus, Seperti Ini Kotak Suara Pemilu di Amerika
Layanan Pos AS memberi tahu Sullivan bahwa mereka tidak dapat memenuhi tenggat pukul 15.00 hari Selasa, karena alasan logistik.
"Pengadilan sangat jelas mengharapkan kepatuhan total," kata Sullivan. "Saya sama terkejutnya mendengar bahwa tidak ada lagi yang dilakukan setelah perintah dikeluarkan."
Sullivan secara terpisah memerintahkan babak baru penyisiran di pusat pemrosesan pos di Texas menjelang tenggat waktu Rabu untuk surat suara pos.
USPS mengatakan telah mengidentifikasi sekitar 800 surat suara untuk dikirimkan di negara bagian itu pada Rabu selama dua penyisiran.
Dalam dokumen pengadilan, USPS mengatakan "tidak adanya pemindaian pada ujuan atau tempat akhir tidak berarti bahwa surat suara tidak terkirim."
USPS mengatakan pada Rabu bahwa "surat suara dikirim sebelum tenggat waktu pemilihan. Kami melakukan tindakan luar biasa untuk mengirimkan surat suara langsung ke dewan pemilihan lokal. Ketika ini terjadi, dengan sengaja, surat suara ini melewati operasi pemrosesan tertentu dan tidak menerima pemindaian akhir. "
Perintah Hakim Sullivan mencakup pusat pemrosesan di Pennsylvania tengah, New England bagian utara, South Carolina, Florida selatan, Colorado, Wisconsin, dan sebagian Illinois, Arizona, Alabama, dan Wyoming, serta kota Atlanta, Houston, Philadelphia, dan Detroit. (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Bukan Kardus, Seperti Ini Kotak Suara Pemilu di Amerika
-
Ruhut Sitompul Sebut Kalau Biden Menang, Prabowo Wassalam, Kok Bisa?
-
Jumlah Wanita Pribumi yang Berhasil Terpilih di Pemilu AS Catatkan Rekor
-
Perhitungan Surat Suara Mail-in Dinilai Sangat Lambat, Ini Penyebabnya
-
Tuntutan Donald Trump untuk Hitung Ulang Suara Dianggap Sebagai Pelecehan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin
-
Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi
-
Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia
-
Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI
-
Panglima Jilah Temui Prabowo di Istana, Bahas Solusi Karhutla dan Nasib Masyarakat Adat
-
Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP
-
Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T