Suara.com - Seorang balita usia 3,5 tahun terinfeksi positif Corona Virus Disaese atau Covid-19 di Kota Solok, Provinsi Sumatera Barat. Balita itu terinfeksi karena sebelumnya berkontak erat dengan pasien 254 di daerah tersebut.
"Balita tersebut berjenis kelamin perempuan berinisial A. Ia merupakan warga di Jalan Pandan Ujung 003/005 Kelurahan PPA atau pasien 270. Saat ini yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri," kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokomp) Pemerintah Kota Solok, Nurzal Gustim di Solok, Minggu (7/11/2020).
Selain itu, ia mengatakan saat ini jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Solok bertambah tiga orang, yakni dua orang dari hasil Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan satu orang lainnya dari hasil Tes Cepat Molekular/TCM RSUD M Natsir.
"Termasuk satu orang balita usia 3,5 tahun tersebut," ujarnya.
Ia merincikan dua pasien lainnya, yakni E (57) berasal dari Puti Indojati 002/001 Kelurahan IX Korong, saat ini menjalani isolasi mandiri. Kemudian H (45) merupakan warga Perum Palm Griya 001/002 Kelurahan Nan Balimo.
"Yang bersangkutan memiliki gejala kehilangan penciuman dan tidak ada riwayat melakukan perjalanan luar daerah. Saat ini menjalani isolasi mandiri," tuturnya.
Ia menyebutkan sampai saat ini perkembangan komposisi data kasus Covid-19 di Kota Solok yakni mencapai 271 orang dengan rincian pasien sembuh berjumlah 234 orang, menjalani isolasi Posko Banda Panduang empat orang, dirawat di RSUD M Natsir satu orang, dirawat di RST tiga orang, menjalani isolasi mandiri 23 orang, dan meninggal dunia enam orang.
"Untuk hari ini belum ada ditemukan penambahan pasien yang sembuh dari Covid-19," katanya.
Melihat perkembangan kasus Covid-19 tersebut masyarakat Kota Solok dimbau betul-betul menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani setiap aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Kasus Corona Melonjak, IDI Bandarlampung Minta Tempat Tidur Pasien Ditambah
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat Kota Solok agar mematuhi Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.
Ia mengatakan Perda itu telah di berlakukan di Kota Solok. Untuk itu ia menganjurkan agar masyarakat Kota Solok tetap memakai masker saat berinteraksi di luar rumah, mencuci tangan, menjaga jarak, dan tetap menjaga imunitas tubuh.
"Hal itu bertujuan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kota Solok," ucapnya.
Kepada pasien yang telah sembuh dari Covid-19 diingatkan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Karena tidaklah menutup kemungkinan untuk dapat terpapar Covid-19 kembali, demikian Nurzal Gustim. Antara
Berita Terkait
-
Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam
-
Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom
-
Kondisi di MAN 3 Padang Pascaledakan Bom Rakitan
-
Tradisi Hoyak Tabuik 2026 Kembali Meriahkan Pantai Gandoriah Pariaman
-
Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan