Suara.com - Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh dituding oleh Front Pembela Islam (FPI) berupaya menyabotase tiket pulang Habib Rizieq Shihab. Agus pun membalas atas tuduhan terhadapnya.
Agus menilai kalau tuduhan yang dilontarkan oleh Sekretaris Umum FPI Munarman itu tidak memiliki dasar sama sekali.
"Tuduhan tak berdasar," kata Agus melalui pesan singkat kepada Suara.com, Senin (9/11/2020).
Meski demikian, Agus belum menjelaskan kembali terkait jawabannya tersebut.
Munarman sempat menyebut kalau Agus berupaya menggagalkan Rizieq pulang ke tanah air.
Munarman mengatakan ada pihak-pihak yang berusaha menjegal kepulangan Habib Rizieq. Habib Rizieq dijadwalkan akan tiba di Indonesia pada Selasa (10/11/2020) pagi.
Akan tetapi, Munarman mengklaim sampai saat ini masih ada upaya yang menghalanginya kembali ke Tanah Air.
Munarman dalam program televisi Kabar Petang juga menyebut nama sosok yang dicurigainya ikut andil dalam penggagalan kepulangan Imam Besar FPI ini.
Munarman mengungkit adanya akun palsu mengatasnamakan Habib Rizieq yang mengirim pesan kepada maskapai penerbangan terkait pembatalan tiket pesawat.
Baca Juga: Rocky Gerung Minta Jokowi Pidato Kepulangan Habib Rizieq: Momen Bagus
"Sampai 2 hari yang lalu masih ada upaya dari pihak gelap untuk membatalkan tiket dengan mengatasnamakan Habib Rizieq, akun palsu Habib Rizieq. Kita bisa lihat sampai hari terakhir ini ketika sudah clear persoalan di Arab tetap ada usaha dari pihak gelap dengan permainan canggih," ungkapnya dalam program Kabar Petang, Minggu (8/11/2020).
"Itu sudah terencana dilihat dari alamat email kantor, dan lain-lain. Tapi upaya itu dikonfirmasi pihak travel. Sampai detik ini masih ada penjegalan dan sabotase pemulangan Habib Rizieq," sambung Munarman.
Lebih lanjut, Munarman mengatakan ada sosok yang tidak suka kepada Habib Rizieq. Sosok itulah yang menggagalkannya pulang ke Indonesia.
Munarman menyebut nama Agus Maftuh, Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi. Dia curiga bisa jadi Agus Maftuh ikut andil dalam upaya penjegalan kepulangan Habib Rizieq.
Bukan tanpa sebab, Munarman menyebut Agus Mahftuh Abegebriel lantaran menurutnya Dubes RI tersebut seringkali melontarkan pernyataan yang mengatakan Habib Rizieq tidak bisa pulang.
"Tentu saja pihak-pihak yang selama ini melontarkan pernyataan bahwa Habib Rizieq tidak bisa pulang," kata Munarman.
"Dubes Agus Maftuh Abegebriel itu berkali-kali menyatakan gak bisa pulang. Mungkin dia mau buktikan omongan dengan cara yang tidak biasa. Itu dugaan karena Dubes ini bukan memfasiitasi tetapi malah mengeluarkan pernyataan Habib Rizieq tidak bisa pulang," lanjutnya.
Kemudian, Munarman membeberkan beberapa poin terkait kepulangan Habib Rizieq lantaran masih ada simpang siur soal kabar kepulangannya.
Pertama, Munarman menuturkan Habib Rizieq pulang ke Indonesia sesuai jadwal dan kembalinya dia ke Tanah Air bukan karena adanya overstay.
"Habib Rizieq tidak overstay karena visa tinggalnya masih berlaku," jelasnya.
Kemudian, Munarman menegaskan bahwa Habib Rizieq tidak pernah sama sekali melanggar hukum yang berlaku di Arab Saudi.
"Habib Rizieq tidak pernah melanggar hukum, dibuktikan dengan 3 kali haji selama di sana. Tiap minggu bisa umrah, bisa menikahkan anaknya di Makkah, dikunjungi secara normal oleh orang Indonesia," kata dia.
"Yang istimewa Habib Rizieq bisa menyelenggarakan kegiatan Maulidan. Gak ada masalah apapun," tandas Munarman bangga.
Berita Terkait
-
Pernah Dipidana Kasus Terorisme, Jaksa Pertanyakan Izin Beracara Munarman di Sidang Noel Ebenezer
-
Gelaran Reuni Akbar 212 di Monas
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS
-
Intimidasi Makin Meluas, Ibu Ketua BEM UGM dan 30 Pengurus Jadi Sasaran Teror Digital
-
Lokataru Foundation: RUU KKS Berpotensi Jadi Alat Represif Baru
-
Peziarah TPU Kawi-Kawi Resah, Jasa Bersih Makam Musiman Diduga Memaksa Minta Uang
-
Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu
-
4 Anggota KKB Elkius Kobak Diringkus di Yahukimo, Dua Teridentifikasi Pembakar SMAN 2 Dekai
-
Jelang Ramadan 1447 H, Kelab Malam hingga Panti Pijat di Jakarta Wajib Tutup Sementara
-
Proyek Pengembangan Setu Babakan yang Berujung Jalan Berlumpur, Pedagang: Putar Balik Aja!
-
Soal Perbedaan Awal Ramadan, Ketum Muhammadiyah Ajak Umat Bersikap Arif dan Bijaksana
-
Imlek 2026, 44 Warga Binaan Konghucu Terima Remisi Khusus