Suara.com - Preisden Ukraina, Volodymyr Zelensky dinyatakan positif corona. Menyadur Al Jazeera, Selasa (10/11) pengumuman ini datang ketika negara tersebut sedang mempertimbangkan lockdown pada akhir pekan.
Melalui cuitan Twitter, Zelensky mengatakan kondisi cukup baik akan melanjutkan pekerjaan sambil melakukan isolasi mandiri.
"Tidak ada orang yang beruntung di dunia ini, bagi mereka yang menganggap Covid-19 tidak menimbulkan ancaman," kata pria berusia 42 tahun tersebut.
"Saya akan mengatasi Covid-19 seperti kebanyakan orang. Ini akan baik-baik saja!" lanjutnya.
Beberapa menit kemudian, Andriy Yermak, kepala kantor kepresidenan Ukraina, juga mengatakan dia dinyatakan positif terkena virus corona.
Istri elenskyy, Olena, terjangkit virus corona pada bulan Juni dan menghabiskan beberapa minggu di rumah sakit.
Berita itu muncul tak lama setelah presiden mengatakan pada hari Senin bahwa Ukraina mungkin akan melakukan lockdown pada akhir pekan dalam upaya mencegah penyebaran virus corona.
Ia menambahkan bahwa langkah seperti itu tidak akan berdampak negatif yang serius pada ekonomi.
Menteri Kesehatan Maksym Stepanov memperingatkan pekan lalu bahwa negara itu menghadapi potensi situasi bencana. "Kami perlu bersiap untuk hal yang tak terhindarkan dan tidak mungkin melewati gelombang kedua dengan mudah," katanya kepada parlemen Ukraina.
Baca Juga: Positif Corona dan Kerja Lembur, Petugas Pemilu AS Meninggal Saat Tidur
Ukraina melakukan lockdown yang ketat pada bulan Maret tetapi melakukan pelonggaran pada bulan Mei.
Penghitungan harian infeksi virus corona melonjak pada akhir September dan tetap tinggi secara konsisten sepanjang Oktober dan awal November.
Hingga saat ini, Ukraina telah melaporkan 483.153 infeksi virus korona yang dikonfirmasi dan 8.812 kematian terkait.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Lawang Sewu dan Sam Poo Kong Siap Memikat Wisatawan di Momen Libur Imlek
-
Tak Terima Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Ajukan Praperadilan
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat
-
Heroik! Mahasiswi Jogja Nekat Tabrak Penjambret, Polisi Jamin Korban Tak Dipidana
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Kemensos Kucurkan Bansos Senilai Rp 17,5 Triliun Jelang Lebaran 2026: 18 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya
-
Kisah Siswi SMK di Garut: Rawat Nenek Lumpuh, Terancam Putus Sekolah karena Dianggap 'Warga Mampu'