Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Agraria/ Badan Pertanahan Nasional atau ATR/BPN hari ini menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional Reformasi Agraria 2020. Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil mengungkapkan rapat kordinasi tetsebut membahas berbagai hal salah satunya terobosan-terobosan yang akan dilakukan oleh Pemerintah terkait percepatan reforma agraria demi kepentingtan masyarakat banyak.
“Jadi untuk mempercepat program reforma agraria ini dibutuhkan kerjasama dengan semua pihak mulai dari Kementerian hingga ke Pemerintah Daerah. Tidak bisa jalan sendirian, makanya disini semua pihak harus terlibat dari pemerintah pusat terutama dengan pemerintah daerah karena masih ada beberapa kendala yang ditemui mulai dari redistribusi tanah, ini kan dibutuhkan peran pemda juga. Terus juga soal pelepasan tanah dan hutan yang masih ada persoalan teknis yang banyak harus dibahas agar bisa berjalan dengan baik,” ujar Sofyan Djalil dalam konferensi pers yang dilakukan secara virtual, Selasa (10/11/2020).
Sofyan mengungkapkan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yang lalu, semua pihak telah bekerja keras menyukseskan agenda reforma agraria. Sebagai gambaran, hingga Oktober 2020 ini kita telah berhasil melakukan legalisasi tanah sebanyak 20,5 juta bidang dengan luas 5,18 juta hekare, baik tanah transmigrasi maupun tanah-tanah milik masyarakat. Redistribusi tanah hingga Okotber 2020 ini juga telah tercapai sebanyak 1,74 juta bidang dengan luas 1,21 juta Ha.
“Namun demikian harus kita akui, bahwa masih banyak target reforma agraria yang masih harus kita selesaikan, baik untuk tanah-tanah transmigrasi maupun untuk redistribusi tanah khususnya yang berasal dari pelepasan kawasan hutan,” ujarnya.
Menurut Sofyan, Redistribusi tanah dari pelepasan kawasan hutan dengan target 4,1 juta hektar hingga saat ini baru terealisir 361.803 bidang seluas 204.565 Ha (4,98 persen), bukan sebuah capaian yang menggembirakan.
“Rendahnya capaian redistribusi tanah dari pelepasan kawasan hutan tentunya harus menjadi concern kita bersama, untuk bisa kita elobarosi kendala/tantangan dan hambatannya dan sebisa mungkin kita temukan solusinya,” ujarnya.
“Kami sampaikan apresiasi kepada Menteri LHK dan jajarannya yang telah bekerja keras selama ini guna mendukung tercapainya redistribusi tanah dari pelepasan kawasan hutan, meskipun masih banyak yang harus kita kerjakan dan koordinasikan lagi,” tmbahnya.
Berita Terkait
-
Menteri ATR/BPN Minta Pemangku Kepentingan Turut Dorong Program Biodiesel
-
ATR/BPN Sigap Tangani Program Prioritas Nawa Cita Jokowi Bidang Pertanahan
-
Hari Tata Ruang Nasional, Transformasi Digital Pertanahan yang Profesional
-
ATR/BPN : Tahun Ini Momen untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pertanahan
-
Peringati Hari Tani Nasional, Puluhan Boneka Dipajang di Depan Gedung DPR
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas