Suara.com - Hampir 80 persen orang Amerika Serikat, termasuk lebih dari setengah pendukung Partai Republik, mengakui Joe Biden sebagai pemenang pilpres pada 3 November.
Menyadur The Straits Times, sebuah survei opini yang dilakukan Polling Reuters/Ipsos, yang berlangsung dari Sabtu sore hingga Selasa, menemukan bahwa 79 persen orang dewasa AS percaya Biden bahwa Joe Biden sudah memenangkan Gedung Putih.
13 persen lainnya mengatakan pemilihan belum diputuskan, 3 persen mengatakan Donald Trump menang dan 5 persen mengatakan mereka tidak tahu.
Sedangkan menurut garis partai menunjukkan sekitar enam dari 10 simpatisan Partai Republik dan hampir setiap simpatisan Partai Demokrat mengatakan Biden menang.
Edison Research, yang melakukan jajak pendapat untuk Reuters dan outlet media utama, menyatakan kemenangan Joe Biden pada hari Sabtu setelah ia unggul atas Trump di Pennsylvania sehingga bisa mengumpulkan 270 suara elektoral.
Donald Trump hingga kini belum mengakui hasil pemilu. Bahkan Trump sudah mengklaim kemenangan sebelum suara dihitung.
Capres dari Partai Republik tersebut juga telah berulang kali mengeluh tanpa bukti bahwa dia adalah korban penipuan dan para pejabatnya mengaminkan.
Jaksa Agung AS William Barr telah mengesahkan penyelidikan federal atas tuduhan "substansial" tentang penyimpangan pemungutan suara.
Dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo pada hari Selasa mengatakan dia memperkirakan "transisi yang mulus ke pemerintahan Trump yang kedua".
Baca Juga: Geram! Joe Biden Sebut Donald Trump Memalukan
Sementara persaingan dengan petahana belum diputuskan di tiga negara bagian pada Selasa malam (10 November) sore, Biden sudah memiliki 279 suara elektoral sedangkan Trump masih di angka 214 suara, menurut Edison Research .
Dalam pemungutan suara populer, Biden mendapatkan 76,3 juta suara atau 50,7 persen dari total, dan Donald Trump mendapatkan 71,6 juta suara atau 47,6 persen.
Jajak pendapat Reuters/Ipsos adalah bagian dari survei yang lebih luas yang dilakukan dari Jumat hingga Selasa untuk mengetahui tanggapan masyarakat sebelum pemilihan presiden.
Hasil survey tersebut menunjukkan bahwa 70 persen orang AS, termasuk 83 persen dari Demokrat dan 59 persen dari Republik, mempercayai pejabat pemilihan lokal mereka untuk "melakukan pekerjaan mereka dengan jujur".
Jajak pendapat tersebut juga menemukan bahwa 72 persen berpikir pihak yang kalah dalam pemilu harus mengakui kekalahan, dan 60 persen berpikir akan ada transisi kekuasaan yang damai ketika masa jabatan Trump berakhir pada Januari.
Jajak pendapat Reuters / Ipsos dilakukan secara online, dalam bahasa Inggris, di seluruh Amerika Serikat. Mengumpulkan tanggapan dari 1.363 orang dewasa AS secara keseluruhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen