Suara.com - Epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengingatkan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab agar patuh protokol kesehatan, terutama ada agenda pernikahan anaknya nanti.
Salah satu agenda kepulangan Rizieq adalah menikahkan anaknya, Syarifah Najwa Shihab pada Sabtu (14/11/2020) di Petamburan, Jakarta Pusat. Diperkirakan tamu yang bakal menghadiri acara tersebut mencapai 10 ribu orang.
Pandu mengatakan beberapa waktu belakangan ini banyak kasus kematian pasien Covid-19 yang bersumber dari kerumunan resepsi pernikahan.
"Pak @aniesbaswedan perlu sekali mengingatkan pak HRS, mumpung sempat bertemu. Karena akan menikahkan anaknya, harap protokol kesehatan, perilaku 3M benar-benar diterapkan. Sudah banyak kejadian klaster pernikahan yang berpotensial ada korban," kata Pandu melalui Twitternya @drpriono1 dikutip Suara.com, Jumat (13/11/2020).
Selain itu, Rizieq seharusnya juga menjadi contoh yang baik kepada pengikutnya agar selalu mengutamakan kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini.
"Pak @aniesbaswedan seharusnya diingatkan pada Habib Rizieq bahwa pandemi di Jakarta masih belum terkendali. Ada regulasi @DKIJakarta yang harus dipatuhi oleh siapapun, agar tidak membuat kerumunan, dan selalu 3M. Habib Rizieq perlu kampanye kepatuhan 3M pada para pengikutnya," ucapnya.
Selain Pandu, Epidemiolog Griffith University, Dicky Budiman menyebut Rizieq juga wajib melakukan karantina mandiri selama 14 hari dalam pengawasan tenaga kesehatan, karena hasil tes PCR yang dimiliki Rizieq saat melakukan pemeriksaan di Arab Saudi hanyalah sementara, Rizieq dan rombongannya masih berpotensi terpapar virus di sepanjang perjalanan pulang.
"Selama karantina juga idealnya ada testing juga, misalnya dengan rapid test antigen, biasanya di negara maju 12 hari pertama ada tes, nanti hari ke 48 juga ada tes," sambung Dicky.
Aturan karantina kesehatan selama pandemi Covid-19 ini sudah diatur dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/332/2020 yang ditandantangani Menkes Terawan Agus Putranto.\
Baca Juga: Rizieq Nikahkan Najwa Shihab Besok, Acara Bakal Dihadiri 10 Ribu Orang
Dihadiri 10 Ribu Orang
Sebelumnya, Lurah Petamburan Setiyanto mengatakan dalam izin yang diterimanya, estimasi orang yang hadir mencapai di pernikahan putri Habib Rizieq mencapai 10.000 orang. Sebab, tidak hanya acara pernikahan, Habib Rizieq juga menggelar acara Maulid Nabi sejak waktu Subuh.
"Diperkiraan surat izinya begitu 10 ribu (peserta)," ujar Setiyanto saat dikonfirmasi, Jumat.
Setiyanto menyebut pihak Pemprov DKI juga sudah melakukan persiapan untuk acara besok. Rekayasa lalu lintas di Jalan KS Tubun juga akan dilakukan.
"Itu kan acaranya berbarengan sih itu dari HRS ini dari Dishub untuk penutupan jalan di KS tubun izin rekayasa lalu lintas begitu," jelasnya.
Sejak kemarin, kata Setiyanto, sudah dilakukan pemasangan tenda di lokasi acara. Persiapan lainnya juga sudah mulai dijalankan oleh pihak FPI dan keluarga.
Karena ramai dihadiri banyak orang, masyarakat dimintanya untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Mulai dari masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.
"Jadi ya panitia mengimbau, terus karena banyaknya orang paling kita hanya bisa mengimbau melalui spanduk untuk penerapan 3M," katanya.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mengaku belum mengetahui mengenai jumlah orang yang akan datang. Namun ia juga meminta agar protokol kesehatan diterapkan saat acara.
"Nanti kita kroscek dulu. Sekali lagi saya selalu sampaikan, saya imbau, kegiatan aktivitas yang dilakukan masyarakat Jakarta harus berpedoman pada protokol Covid. Harus begitu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
-
Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS
-
Benarkah Ada Surat Perintah di Balik Aksi Tolak Habib Rizieq di Pemalang?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Anwar Abbas Dorong Rusia dan China Bersatu Bela Iran Hadapi Agresi AS-Israel
-
Menhub Minta Maskapai Rute Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan Imbas Konflik AS-Israel dan Iran
-
Dubes Iran Sebut Agresi AS-Israel Sebagai Bagian Sejarah Panjang Intervensi Washington
-
Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?