Suara.com - Puskesmas Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, memulai proses pelacakan kasus (tracing) COVID-19 di Kelurahan Petamburan usai hasil tes usap Lurah Petamburan Setiyanto positif COVID-19.
"Sudah ada tadi yang dilacak. Sudah ada dari staf kelurahan hari ini, itu 10-15 orang," kata Camat Tanah Abang, Jakarta Pusat, Yassin Pasaribu Yassin saat dikonfirmasi, di Jakarta, Rabu.
Menurut Yassin proses pelacakan kasus COVID-19 untuk para pegawai Kelurahan Petamburan akan kembali diselenggarakan kembali pada Kamis (19/11) mengingat masih ada pegawai yang belum mengikuti tes usap pada Rabu ini.
"Besok masih ada lagi. Karena kan hari ini pun ada yang Work From Home. Lalu kan PPSU juga ada yang beda jadwal piketnya," kata Yassin.
Proses pelacakan itu dilaksanakan di Puskesmas Kecamatan Tanah Abang yang terletak di Jalan Danau Toba nomor 1, Tanah Abang, Jakarta Pusat dan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB.
Seperti diketahui, Lurah Petamburan Setiyanto terkonfirmasi positif COVID-19 usai menjalani pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
Kabar itu pun dibenarkan oleh Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, ia pun menyebutkan kantor Kelurahan Petamburam ditutup selama tiga hari imbas temuan kasus COVID-19 itu.
"Betul Lurah positif. Jadi, mulai tiga hari ke depan kelurahan kita tutup," kata Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara saat dihubungi di Jakarta.
Meski pelayanan tatap muka dihentikan selama tiga hari namun Kelurahan Petamburan tetap melayani masyarakat dengan sistem "drop box" sehingga tidak ada layanan yang tertunda. (Antara)
Baca Juga: Lurah Reaktif Covid-19, Pelayanan di Kelurahan Petamburan Tetap Berjalan
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT
-
Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau