Suara.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta akan melakukan penelusuran (tracing) penularan virus corona setelah acara hajatan di kediaman pentolan FPI Rizieq Shihab, Sabtu (14/11/2020) lalu. Namun tak semua peserta acara itu akan diperiksa.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari mengatakan tracing perlu dilakukan karena Lurah Petamburan Setiyanto sudah dinyatakan positif corona. Namun pihaknya tak akan melakukan tes kepada semua peserta mengingat yang hadir jumlahnya mencapai ribuan orang.
“Tentu tracing ini tidak dilakukan secara membabi buta. Dalam artian semua orang yang kemarin di Petamburan dites enggak gitu,” ujar Erizon ketika dikonfirmasi Rabu (18/11/2020).
Berdasarkan keterangan kepolisian, ada 7.000 orang yang diperkirakan hadir dalam acara pernikahan anak Rizieq. Selain itu, Erizon juga menyebut tidak semua pesertanya berasal dari Jakarta.
Karena itu, pihaknya tidak melakukan testing pada seluruh tamu undangan. Sementara warga luar DKI akan diperiksa oleh Pemerintah setempat.
“Kan banyak yang datang nggak cuma dari Petamburan, ada dari Cengkareng, Cilincing, Slipi itu yang bukan jakarta pusat pun ada,” jelasnya.
Tracing tersebut saat ini disebutnya masih belum dilakukan. Nantinya Dinkes DKI akan mengatur teknisnya lebih lanjut dalam waktu dekat.
“Kita masih ikuti arahan dan berkoordinasi dengan dinas kesehatan DKI. Kita juga ikuti arahan wagub terkait kasus ini,” pungkasnya.
Baca Juga: Melonjak, Hari Ini Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.147 kasus
Berita Terkait
-
Melonjak, Hari Ini Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.147 kasus
-
Lurah Petamburan Positif Covid-19, Keluarga Rizieq Bakal Dites Corona
-
Mamah Dedeh Disebut Sudah Lama Dinyatakan Positif Covid-19
-
Ribut dengan Habib Rizieq, Nikita Mirzani Bawa-bawa Nama Dian Sastrowardoyo
-
Apakah Penghina Nabi Dihukum Dibunuh pada Era Rasulullah?
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Mabes TNI Akui Sudah Temui Pedagang Es Sudrajat, Harap Polemik Tak Berlanjut
-
Saksi Sebut Mantan Direktur SMP Kemendikbudristek Minta Bantuan Bawahan untuk Lunasi Rumah
-
Harga Kelapa Dunia Melemah, ICC Sebut Dipengaruhi Faktor Ekonomi dan Geopolitik
-
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Sangat Lebat Berpotensi Guyur Jakarta Hari Ini
-
Alarm Kesehatan: Wamenkes Soroti Lonjakan Kasus Kanker Serviks di Usia 30-an
-
Maktour dalam Kasus Kuota Haji: Saksi atau Terlibat?
-
Fitnah Es Gabus Berbahan Spons, DPR Tegaskan Minta Maaf Saja Tak Cukup, Oknum Aparat Harus Disanksi!
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks