Suara.com - Seorang mantan pramugari bernama Martha Putri lewat akun TikTok miliknya baru saja bercerita perihal pil pahit yang didapatnya lantaran terdampak pandemi corona.
Martha dengan berat hati harus melepas profesi pramugarinya. Sebab, pihak maskapai memilih memutus kontrak kerja.
Akan tetapi, dipukul pandemi Covid-19 tak membuat Martha menyerah begitu saja. Kini, dia banting setir menjadi penjual Sate Taichan.
Lewat salah satu video yang diunggah dalam akun @marthaputri04, membandingkan kehidupannya dulu dan sekarang.
"Dulu pulang kerja vs sekarang pulang kerja," tulisnya dalam video itu.
Angle video pertama memperlihatkan momen ketika dia masih menjadi seorang pramugari.
Kala itu, dia tengah merayakan hari ulang tahun bersama rekan maskapai lainnya.
Pada angle video selanjutnya, tampak Martha tidak lagi mengenakan konstum kebanggaannya.
Martha terlihat sedang membakar Sate Taichan yang dijualnya. Selain itu, tampak pula momen saat dia membereskan kedai makannya.
Baca Juga: Badan POM RI Rilis Hasil Inspeksi Vaksin Sinovac Buatan China
Dalam video lainnya, Martha mengaku tak sedikit orang yang memandang sebelah mata, membandingkan profesinya dulu dan sekarang.
Kendati begitu, Martha tak ambil pusing dengan itu. Sebab, ia merasa senang bisa menjalani bisnis kuliner Sate Taichan seperti sekarang ini.
Menurutnya, tak masalah apabila dia harus banting setir dalam pekerjaan. Selagi masih halal, Martha tidak malu menjalaninya.
Usut punya usut, Martha kini berjualan Sate Taichan di salah satu food corner daerah Cibinong, Bogor, Jawa Barat.
Video unggahan Martha mendadakviral dan jadi sorotan. Hingga artikel ini diterbitkan, video miliknya telah jutaan kali ditayangkan.
"Roda kehidupan selalu berputar kak. Kemarin hari kakak sudah menikmati pekerjaan kakak. Sekarang gantian dengan orang lain kak. Semangat terus," ujar Katja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Sempat Melonjak Tajam, Serangan ISPA di Lampung Akibat Erupsi Anak Krakatau Akhirnya Melandai
-
Jangan Diklik! Misteri Aplikasi Teror dan Kematian dalam Novel Rahasia Ayu
-
Produk Lokal Tak Kalah Bagus dari Barang Impor, Mendag Sebut Masalahnya Pintar Jualan
-
Sarjito Resmi Jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS, OJK Targetkan Bursa Beroperasi 1 Januari 2027
-
Feng Shui Meja Kerja Membelakangi Pintu, Benarkah Bikin Energi Kurang Baik?
-
Masker Jadi Barang Buruan, Harga Melonjak: Ada Ancaman Pidana bagi Pedagang Nakal?
-
Perbedaan Sunscreen Skintific dan Amaterasun, dari Tekstur hingga Tingkat Proteksi
-
Karhutla Jadi Bencana Paling Banyak Terjadi di Indonesia, Capai 627 Kejadian
-
Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam
-
Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan