Suara.com - Sebuah penelitian dari Institut Kanker Italia menyebut virus corona sudah ada di Italia sejak September 2019. Ini artinya, kasus pertama Covid-19 bukan dari Wuhan, China.
Menyadur Daily Mail Jumat (20/11), pemerintah China langsung mengeluarkan pernyataan yang menyebut negaranya bukan sebagai sumber pandemi.
Melalui juru bicaranya, Zhao Lijian mengklaim bahwa sebuah studi yang menemukan jejak virus korona di Italia pada September tahun lalu membebaskannya dari kesalahan yang menyebabkan pandemi.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa menentukan sumber virus adalah 'pertanyaan kompleks' yang mungkin 'melibatkan banyak negara'.
Ini bukan pertama kalinya Lijian mencoba menyalahkan negara lain atas pandemi yang telah menginfeksi lebih dari 55 juta orang dan membunuh 1,3 juta.
Dia sebelumnya mengatakan pasukan AS membawa virus ke China,dan mungkin telah diimpor dalam kemasan makanan.
Studi Apolone, yang dilakukan di Institut Kanker Nasional Milan, mengamati sampel darah pasien yang terlibat dalam studi kanker.
Sebuah tim peneliti memeriksa sampel antibodi yang diproduksi saat pasien bersentuhan dengan virus corona. Mereka menemukan antibodi dalam sampel dari 14 persen partisipan sejak September 2019.
Temuan menunjukkan bahwa virus corona, yang secara resmi diidentifikasi di China pada Desember tahun lalu, mungkin telah beredar tanpa disadari sebelum dilaporkan pertama kali terdeteksi.
Baca Juga: Badan POM RI Rilis Hasil Inspeksi Vaksin Sinovac Buatan China
Namun peneliti lain memperingatkan bahwa temuan tersebut harus diteliti lebih lanjut sebelum diterima sebagai fakta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI