Suara.com - Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako.Paket sembako diserahkan secara simbolis oleh Penasihat Dharma Wanita Kementerian Sosial, Grace P. Batubara didampingi oleh Direktur Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS) Kementerian Sosial, Hotman, di Lampung Tengah, Lampung Timur dan Lampung Selatan.
Simbolisasi penyerahan bantuan berupa mock up diberikan kepada Ketua Yayasan atau LKS dilanjutkan penyerahan kepada beberapa warga penerima.
Dalam sambutannya Grace Batubara menyampaikan bahwa bantuan sosial yang diberikan merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak pandemi covid-19.
"Program bantuan sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah melalui Kementerian Sosial terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19. Saya berharap bantuan ini dapat meringankan beban bapak dan ibu," ucapnya.
Kunjungan Penasihat Dharma Wanita Kementerian Sosial Grace P. Batubara ke Lampung membawa total 4.500 paket sembako senilai Rp 900 juta dengan rincian sebagai berikut.
Pertama, 2.000 paket sembako di Lampung Tengah dipusatkan di Desa Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pangubuan, melalui Yayasan Bintang Timur Jaya Lestari.
Kedua, di Lampung Timur sebanyak 250 paket sembako akan disalurkan ke Desa Gunung Mekar, Kecamatan Jabung, melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Surya Bakti dan 250 paket sembako lainnya ke Dusun V Ringin Sari, Desa Sumber Gede Kecamatan Sekampung, melalui LKSA Ainul Fatah.
Ketiga, di Lampung Selatan sebanyak 2.000 paket sembako akan diserahkan ke Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, melalui Yayasan Sosial Pelita Fajar Baru.
Sebagai penutup Grace Batubara berpesan agar bantuan yang diberikan dapat digunakan dengan baik.
Baca Juga: Kemensos Launching Ruang Berkarya bagi Disabilitas
"Mohon bantuan ini digunakan dengan baik dan Kita berdoa bersama semoga pandemi ini segera berakhir dan bapak ibu dapat beraktifitas seperti sedia kala," ucapnya.
Berita Terkait
-
Jika Belum Dapat Bantuan Sosial, Masyarakat Sebaiknya Lakukan Ini...
-
DPR Minta Bantuan PKH Disalurkan Bulanan, Bukan per Tiga Bulan
-
Kemensos Launching Ruang Berkarya bagi Disabilitas
-
Kemensos Beri Award Bagi Badan Usaha yang Peduli Sosial
-
Grace Batubara Kunjungi Istri-istri TNI dan Serahkan Bantuan Sosial
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung